Headlines News :
Home » » Dihantam KA, Honda Jazz Terpental 20 Meter

Dihantam KA, Honda Jazz Terpental 20 Meter

Penulis : Dimas Bromo FM
Rabu, 01 Februari 2017
LECES – Jumlah korban kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di Kabupaten Probolinggo, kembali bertambah. Itu, setelah Selasa (31/1/2017) sore, sebuah mobil Honda Jazz F 1375 GJ dihantam KA Sri Tanjung 195 nomor lokomotif 20127 di Blok Kentungan,  Desa Leces Kecamatan Leces.

Mobil pun sempat terpental sekitar 20 meter ke arah selatan. Imbas kejadian itu, sang pengendara mobil yang diketahui bernama Soni Candra, 50, warga Perumahan Leces Permai, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di  RSUD dr Moh Saleh Probolinggo.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 17.00 sore. Saat itu kondisi ruas jalan setempat tengah gerimis. Menurut keterangan Sarwo, 41, salah satu saksi mata, mobil Honda Jazz warna biru itu melaju dari arah timur ke barat.

Sarwo saat itu tahu persis karena tengah mengendarai motor yang melaju persis berada di belakang mobil berjarak sekitar 20 meter. Saat itu, disebutkan Sarwo, pengendara mobil sudah sempat diingatkan pelajar taruna dari Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK)  Kota Probolinggo.

“Saat itu, anak taruna dari AMIK sudah menyoraki kalau ada kereta api melintas. Mendengar hal itu, saya berhenti. Tapi, mobil itu malah terus berjalan,” terangnya. Sarwo menduga, sopir mobil Jazz tidak mendengar peringatan dari warga.

Kebetulan, kaca mobil saat itu juga tertutup rapat. Tidak berselang lama, tabrakan pun terjadi. Saking kerasnya tabrakan, mobil pun sampai terpental sekitar 20 meteran dari perlintasan ke arah selatan. Mengetahui ada kecelakaan, warga pun langsung berdatangan untuk berupaya mengevakuasi korban.

Kereta api yang dikemudikan oleh masinis Dwi dan asisten masinis Farhan itu, sempat berhenti usai menabrak mobil. Namun, kembali melanjutkan perjalanan. Tidak berselang lama, petugas Satlantas Polres Probolinggo pun mendatangi lokasi. Sarwo pun lantas langsung dievakuasi.

Kanit Laka Polres Kabupaten Probolinggo Ipda Siswandi mengatakan, kecelakaan itu terjadi lantaran korban diduga tidak mengetahui ada kereta melaju. Lantaran mengalami luka cukup parah, korban Soni Candra akhirnya mengembuskan napas terakhirnya malam harinya.

“Korban  meninggal saat dirawat di rumah sakit,” terangnya. Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan itu juga membuat kerugian mencapai sekitar Rp 10 juta. (maz/why)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger