Headlines News :
Home » , » Begal Semakin Marak, Korban Terus Berjatuhan

Begal Semakin Marak, Korban Terus Berjatuhan

Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 16/02/2017

TONGAS – Pekerjaan rumah (PR) polisi untuk menumpas aksi begal terus bertambah. Selasa (14/2/2017) malam, dua remaja asal Dusun Krajan, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban.

Tak hanya motor Honda Beat  milik korban yang amblas di gondol pelaku. Satu korban juga harus mendapatkan perawatan karena mengalami luka robek di dagunya usai dibacok pelaku. Korban itu diketahui bernama Ahmad Saparyanto, 19.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi begal itu terjadi sekitar pukul 19.30. Aksi itu terjadi di Jalan Dusun Palang Kacir, Desa Tanjungrejo. Kondisi jalan setempat  memang gelap saat malam hari. Di lokasi jalan sepanjang sekitar 500 meter itu, tidak ada penerangan sama sekali. Malam itu, korban Ahmad Saparyanto tak sendirian. Ia bersama Feri Fadli, 20. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Beat. Keduanya melaju dari arah  barat ke timur.

“Saya yang dibonceng, Feri yang menyetir. Sepeda motor itu milik Feri. Waktu itu kami mau antar tampar,” kata korban Ahmad saat ditemui di rumahnya. Malam itu, kedua remaja itu memang berniat mengantar tali tampar untuk membantu motor temannya yang mogok.

Tampar itu hendak diantar di Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas. Saat sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba ada dua pelaku mengendara motor dari arah belakang. Pelaku yang mengendarai satu motor itu langsung memepet korban.

Saat memepet korban, salah satu pelaku langsung mengambil kunci motornya. Otomatis, motor Honda Beat milik korban pun langsung berhenti di tengah jalan. Begitu korban berhenti, pelaku beraksi. Salah satu pelaku langsung mengancam korban menggunakan senjata tajam  (sajam) jenis celurit.

Pelaku meminta korban untuk menyerahkan motornya. Ahmad sendiri mengaku ia sebenarnya tidak ada niatan untuk melawan. Meski begitu, pelaku  tetap menyerangnya. Salah satu pelaku lantas mengayunkan celuritnya dan mengenai dagunya.

”Kalau Feri langsung lari ke arah timur. Saya lari ke arah barat sambil berteriak minta tolong. Karena dagu saya sudah keluar darah terus,” cerita Ahmad. Upaya Ahmad meminta pertolongan akhirnya membuahkan hasil. Ia lantas dilarikan ke puskesmas setempat oleh warga setempat.

“Sekarang Feri masih trauma ketakutan, tidak mau ditemui tamu,” katanya. Buradianto, perangkat Desa Tanjungrejo mengatakan, jalan dusun Palang Kacir memang cukup rawan. Kondisi jalan setempat sepi dan tidak ada penerangan sama sekali.

Sehari sebelum Ahmad kena begal, juga sempat ada warganya bernama Kadir yang juga dicegat kawanan begal. Beruntung, Kadir saat itu berhasil lolos dari begal. Ia tak mengalami luka dan motornya pun berhasil diselamatkan.

 “Modusnya juga sama. Pelaku mepet dan mencabut kunci motor korban. Beruntung, kunci motornya (Kadir) ternyata rusak. Jadi saat dicabut, motornya gak mati. Sempat pelaku menendang motor korban, tapi korban tidak roboh dan berhasil kabur,” terangnya.

Sementara Kapolsek Tongas  AKP Tavip saat ditemui di Mapolsek Tongas mengatakan, pihaknya sudah mendengar kabar itu. Pihak polsek pun telah mendatangi lokasi kejadian dan mencari korban pemilik motor tersebut.  Namun, sampai kemarin korban dan keluarga tak ada yang membuat laporan.

Meski begitu, perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu memastikan bakal terus melakukan penyelidikan. ”Kami sudah berusaha untuk datangi korban. Tapi, korban tidak diketahui keberadaannya. Keluarga korban tidak bersedia laporan,” terangnya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger