Headlines News :
Home » » Petasan Meledak, Lawe Susanto Tewas di TKP

Petasan Meledak, Lawe Susanto Tewas di TKP

Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 08 Januari 2017
TIRIS – Suasana Dusun Wates, Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jumat (6/1/2017) malam tiba-tiba mencekam. Lawe Susanto, 24, warga setempat  ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka terbuka di dada hingga perut.

Diduga, ia terkena mercon yang serpihannya ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Tiris AKP Wijaya mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30. “Saat itu ada suara yang memanggil korban dari luar, setelah itu ia membuka pintu,”  terangnya.

Diduga, pelaku melempar sebuah mercon ke arah korban. “Setelah itu terdengar ledakan keras,” imbuhnya. AKP Wijaya belum memastikan apakah mercon itu dilempar atau  tidak. Yang pasti, menurut keterangan keluarga korban, Susanto sudah tewas.

Selain itu, kaca rumah pecah. Keluarga yang mendengar ledakan keras itu, langsung berhamburan ke sumber suara. Melihat Susanto tergeletak tak berdaya, kontan seisi rumah berteriak histeris. Sejumlah tetangga korban yang juga mendengar ledakan dan teriakan  keluarga korban, langsung menuju ke TKP.

Perangkat desa setempat lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Tiris. Sejurus kemudian, anggota Polsek Tiris tiba di lokasi. “Kami langsung pasang police line untuk memudahkan tim identifikasi melakukan olah TKP,” ujar mantan Kapolsek Sukapura ini.

Sekitar pukul 02.30 atau Sabtu (7/1/2017) dini hari, tim identifikasi Polres Probolinggo tiba di lokasi. Hasil olah TKP, tidak ditemukan gotri atau paku di lokasi maupun di tubuh pria yang sehari-hari  bekerja sebagai petani itu.

“Semula dikira bondet, tapi setelah  dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan bahan yang biasanya ada di bondet. Kesimpulan kami itu seperti mercon bantingan,” katanya.

Di TKP ditemukan kertas, serpihan kain serta kerikil. Di luka korban juga banyak ditemukan kerikil. Olah TKP berlangsung selama 2 jam atau sekitar pukul  04.30.

Setelah itu, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, untuk menjalani visum dam otopsi. Setelah visum dan otopsi selesai, korban dibawa pulang ke rumah duka. Polsek Tiris juga langsung bergerak cepat. Sejumlah saksi, baik dari keluarga maupun tetangga langsung dimintai keterangan.

“Ada 5 saksi yang sementara ini kami periksa,” katanya. Tidak menutup kemungkinan, akan ada saksi lainnya yang diperiksa polisi. Dalam peristiwa tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, baju dan celana korban, serpihan kaca dan batu yang ada di lokasi kejadian.

“Kami masih melakukan pendalaman atas peristiwa ini. Sejauh ini, motif peristiwa ini belum kami ketahui,” jelasnya.

Kasus juga didalami Satreskrim Polres Probolinggo. Diketahui, Susanto tinggal di  rumah mertuanya itu setelah menikah dengan istrinya setahun terakhir. Dari pernikahan itu, ia  dikaruniai seorang anak yang baru berusia 2 bulan. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger