Headlines News :
Home » » Hantam Bus, Sopir Panther Tewas

Hantam Bus, Sopir Panther Tewas

Penulis : Dimas Bromo FM
Kamis, 22 Desember 2016
DRINGU - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Kabupaten Probolinggo. Rabu (21/12/2016) dini hari, sebuah mobil Panther menabrak sebuah bus di Jalur Pantura, tepatnya di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Akibatnya, sang sopir Panther, Hamid Baharisah, 30, tewas di lokasi kejadian. Selain Hamid, Iwan Yulianto, 43, yang menumpang mobil nahas ini juga kritis. Dokter asal Jalan WR. Supratman Kelurahan Patokan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, itu masih  harus menjalani perawatan di rumah  sakit.

Informasinya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, Hamid yang tercatat  sebagai warga Desa Olean Krajan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, itu mengemudikan mobil Panther bernopol P 1514 F. Entah dari mana, Hamid bersama Iwan datang dari barat di Jalur Pantura, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), mendadak mobil yang dikemudikan Hamid berbelok ke kanan seakan hendak mendahului sebuah truk di depannya. Padahal, saat itu dari arah berlawanan melaju sebuah bus nopol N 7231 US.

Karena jarak terlalu dekat, sopir bus, Slamet Riyadi, 56, tidak bisa menghindar. Panther dan bus yang dikemudian warga Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, itu bertabrakan. Nahasnya, Slamet juga hilang kendali setelah sempat banting setir ke kanan jalan.

“Kemungkinan sopir Panther itu mengantuk, karena tiba-tiba belok kanan dan menabrak bus yang datang dari timur,” ujar Imam, salah seorang saksi. Sedangkan, Slamet mengatakan, dirinya dari timur hendak menjemput rombongan di Juanda, Sidoarjo.

Saat itu, dirinya mengemudikan bus di jalurnya. Di lokasi  kejadian, dirinya terkejut dengan Panther yang mendadak belok ke kanan. “Saya tidak tahu sopir mobil itu mengantuk apa tidak. Saya sudah berusaha menghindar, tapi tidak bisa,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Tri Nuatiko melalui Kanit Laka Ipda  Siswandi mengatakan, atas kecelakaan itu pihaknya langsung mendatangi TKP. Serta, mengevakuasi korban yang sempat terjepit bodi mobil ke RS Wonolangan.

“Dalam kecelakaan itu, satu korban MD (meninggal dunia) di lokasi kejadian dan satu penumpang yang duduk di tengah sebelah kiri kritis. Selain itu, tidak ada korban lainnya,” ujarnya.

Siswandi mengaku, sejauh ini pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Dua kendaraan  yang terlibat kecelakaan ini juga sudah diamankan ke kantor Satlantas Polres Probolinggo.

“Dugaan sementara, sopir Panther yang lalai dan kurang hati-hati. Tidak menutup kemungkinan sopir Panther mengantuk. Tapi, untuk memastikan itu kami masih harus  memeriksa saksi penumpang Panther yang saat ini masih kritis,” ujarnya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger