Headlines News :
Home » » Barang Bukti Narkoba, Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan

Barang Bukti Narkoba, Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan

Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 28 Desember 2016

PAJARAKAN - Dalam rangka mendukung Operasi Lilin Semeru 2016, puluhan ribu Narkoba dan ratusan minuman keras (miras) berbagai jenis dimusnahkan. Tidak hanya itu, puluhan knalpot brong dan sepeda motor yang tidak memenuhi standar juga ikut dimusnahkan oleh Polres Probolinggo, Rabu (28/12/2016) pagi.

Pemusnahan barang bukti di halaman Mapolres Probolinggo ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo selaku Ketua P4GN Kabupaten Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Suratno serta jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

Kegiatan pemusnahan semua barang bukti hasil operasi Polres Probolinggo dari bulan Januari 2016 ini diawali dengan pemusnahan knalpot brong yang diamankan oleh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo. Ada sekitar 37 knalpot brong, 20 ban kecil dan 10 sepeda motor protolan.

Kemudian dilanjutkan dengan pembakaran barang bukti narkoba dari Satuan Reserse Narkoba Polres Probolinggo. Diantaranya, 26,70 gram sabu-sabu, 50,28 gram ganja dan 77.672 butir pil Dextro dan pil Trex. Pemusnahan terakhir adalah ratusan minuman keras (miras) yang dilindas habis oleh alat berat silinder.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin meminta agar masyarakat selalu waspada akibat penyalahgunaan narkoba dan minuman keras (miras). Pihaknya juga menghimbau agar orang tua selalu memonitor anak-anaknya dengan ketat agar bisa terhindar dari ancaman narkoba dan miras.

“Masyarakat hendaknya selalu mentaati peraturan dalam menggunakan kendaraan. Karena kendaraan yang tidak sesuai standarnya, maka akan kami tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Menurut Kapolres, memang ada peningkatan terkait peredaran narkoba, termasuk peredaran miras. Tetapi pelakunya sering terjadi bukan dari Kabupaten Probolinggo tapi berasal dari daerah luar Kabupaten Probolinggo. Padahal sebelumnya sudah dilakukan pencegahan melalui 3 pilar plus.

“Narkoba dan miras ini tidak mengenal usia. Bahkan mulai masa pertumbuhan dan ini terjadi dimulai dari bawah umur hingga usia tua sudah dimasuki narkoba dan miras. Pemusnahan ini adalah komitmen bersama tiga pilar plus dan ulama. Sehingga bisa terbebas dari peredaran miras dan narkoba serta knalpot brong,” tegasnya.

Sementara Wabup Probolinggo selaku Ketua P4GN Kabupaten Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan bahwa selama ini pihaknya sudah memberikan sosialisasi dan edukasi yang baik kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan minuman keras, baik melalui pengajian maupun ormas.

“Kami tidak kenal lelah terus memberikan edukasi kepada masyarakat, karena narkoba dan miras ini terus mengancam generasi muda dengan berbagai cara,” katanya.

Menurut Wabup Timbul, meskipun BNK Probolinggo belum masuk zona merah, tapi kalau dibiarkan maka lambat laut akan menuju ke zona merah. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat.

“Polres juga harus ada peningkatan penindakan sebagai bentuk shock terapi yang bertujuan memberikan efek jera kepada masyarakat untuk menyelamatkan generasi pemuda. Zeronya narkoba ini yang menjadi cita-cita kita bersama,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger