Headlines News :
Home » » Siswa SMK Tewas Tenggelam Usai Pesta Miras

Siswa SMK Tewas Tenggelam Usai Pesta Miras

Penulis : Dimas Bromo FM
Kamis, 03 November 2016
DRINGU – Agenda pesta minuman keras yang dilakukan sekumpulan remaja di tepi sawah Desa Sumbersuko Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/11/2016) malam berakhir petaka. Itu, setelah salah satu remaja yang berniat mandi usai menenggak miras, tewas tenggelam.

Remaja nahas itu diketahui berinisial ME alias Jy, 17. Ia merupakan warga setempat yang masih kelas II sebuah SMK swasta di Kabupaten Probolinggo. Informasi yang dihimpun menyebutkan, Jy ditemukan tewas di sungai desa setempat sekitar pukul 18.30.

Menurut keterangan sejumlah saksi, sekitar pukul 17.15, Jy menggelar pesta miras jenis arak di tepi sawah desa setempat bersama empat temannya. Tidak lama kemudian, Jy bersama dua temannya SA dan Ms yang sama-sama mabuk beranjak ke jembatan sungai di blok Krajan Desa Sumbersuko, tidak jauh dari lokasi pesta miras.

Di jembatan itu, korban dan dua temannya berniat mandi di sungai. Ketiganya pun disebutkan meloncat dari jembatan. Namun, usai meloncat, Jy tak kunjung muncul di permukaan sungai. Dua temannya pun panik. Dua temannya itu pun akhirnya meminta bantuan warga.

Kepala Desa (Kades) Sumbersuko Hasan saat dikonfirmasi mengatakan, warga langsung menyisir sungai usai dapat laporan ada orang tenggelam. Dari penyisiran itu, Jy akhirnya ditemukan di pinggir sungai dalam kondisi terkulai lemas.

Jy berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.30 atau satu jam usai tenggelam. Diduga, saat itu ia sudah dalam kondisi tak bernyawa. Menurut Hasan, korban mandi di sungai dalam kondisi mabuk. “Sebelum mandi di sungai, dia dan temannya itu minum-minuman keras tak jauh dari  sungai,” katanya.

Mayat korban sendiri sempat dibawa ke RS Wonolangan, Dringu. Namun, tak berselang lama jenazah korban dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan dengan alasan RS Wonolangan belum memiliki kamar mayat. Saat di RS Wonolangan, orang  tua korban Jy menolak memberikan keterangan.

“Saya tidak tahu kejadiannya. Saya juga tidak tahu, anak ini itu pergi kemana,” kata ayah Jy yang malam itu mengenakan baju koko sambil menutup pintu mobil Patroli Polsek Dringu. Kanit Reskrim Polsek Dringu Ipda Sugeng mengatakan, saat petugas berada di lokasi, korban sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

“Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dan dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk divisum,” katanya. Hasil visum dikatakan Kanit Reskrim, tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Dari hasil penyelidikan, korban Jy diketahui sebelumnya sempat menggelar pesta miras jenis arak, bersama temannya di tepi sawah. Saat dalam kondisi mabuk, korban Jaya dan dua temannya mandi di sungai. ”Diduga, korban meninggal karena mandi di sungai dalam kondisi mabuk,” terang Sugeng.

Edi Susanto, Kepala Kamar Mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan mengatakan, mayat korban hanya dilakukan visum luar. Sebab, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi. Hasil visum diketahui, tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan. ”Korban diduga tewas karena tenggelam. Tidak ada bekas penganiayaan,” katanya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger