Headlines News :
Home » » Dispendik Gelar Dialog Pendidikan dan Penyuluhan Hukum

Dispendik Gelar Dialog Pendidikan dan Penyuluhan Hukum

Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 29 November 2016

KRAKSAAN – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan PGRI dan Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo menggelar dialog pendidikan dan penyuluhan hukum dari aparat penegak hukum di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Selasa (29/11/2016).

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ini dihadiri narasumber Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Probolinggo Edy Sumarno dan Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan.

Dialog pendidikan dan penyuluhan hukum ini diikuti oleh 600 orang peserta terdiri dari para Kepala Cabang Dispendik Kecamatan, kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, komite sekolah, PGRI dan Dewan Pendidikan.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengungkapkan Kabupaten probolinggo saat ini memiliki 2.057 satuan pendidikan, 14.549 guru dan 167.951 murid mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK. “Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan produk-produk hukum yang berlaku di Indonesia,” katanya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengatakan bahwa kondisi saat ini dalam penyempurnaan pendidikan di Kabupaten Probolinggo yang penuh dengan dinamika membanggakan maupun yang masih disempurnakan bersama-sama.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Artinya, begitu besar peran seorang guru dalam menentukan kualitas dan masa depan bangsa Indonesia,” katanya.

Kepala seluruh guru Bupati Tantri menyampaikan terima kasih yang belajar dan terus belajar untuk profesional dalam setiap kewajibannya. Selain mendapatkan amanah bagaimana membentuk generasi yang pintar dan cerdas, sesuai dengan regulasi saat ini guru juga diamanahkan dalam hal pengelolaan dan manajemen sekolah masing-masing.

“Manakala pengelolaan, maka hubungannya berkaitan dengan pembiayaan mulai dari BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan PIP (Program Indonesia Pintar). Serta diamanahi pula dengan kegiatan swakelola baik dari DAK (Dana Alokasi Khusus) maupun swakelola yang dihimpun dari masyarakat,” jelasnya.

Bupati Tantri mengharapkan agar kegiatan ini bisa memberikan informasi hukum sehingga ke depan mampu membuat kebijakan yang tepat, profesional dan amanah. “Dengan demikian mampu mengantarkan guru yang khusnul khotimah tanpa diganggu dan terjerat pada kasus-kasus dengan kegiatan yang tidak kita inginkan bersama,” pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan dialog terkait dengan materi penyuluhan hukum yang disampaikan oleh Kajari Kabupaten Probolinggo dan Wakapolres Probolinggo. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger