Headlines News :
Home » » Workshop Kepramukaan Bagi Pembina Pramuka

Workshop Kepramukaan Bagi Pembina Pramuka

Reporter :Wawan Bromo FM
Selasa, 04 Oktober 2016

KRAKSAAN – Sebagai upaya mencetak generasi muda yang hafal dan cinta Al Qur’an, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo menggelar grand final Gebyar Tahfidz Qur’an (GTQ) tahun 2016 di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Selasa (4/10/2016).

Kegiatan yang dihadiri oleh Hafidz Cilik tahun 2016 asal Sidoarjo Ahmad Fawwas ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE serta sejumlah Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD dan Kepala Cabang Dispendik di Kabupaten Probolinggo.

Grandfinal GTQ 2016 ini diikuti oleh 30 orang peserta dari jenjang PAUD 6 peserta, TK 6 peserta, RA 6 peserta, SD 6 peserta dan MI 6 peserta. Masing-masing peserta terbaik diberikan anugerah pendidikan GTQ 2016.

“Gebyar Tahfidz Qur’an ini bertujuan agar anak didik bisa belajar mencintai Al Qur’an sejak usia dini dan sekaligus penumbuhan budi pekerti luhur diantara peserta didik dan para pendidik,” kata Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa kegiatan GTQ ini merupakan salah satu wujud ikhtiar Pemerintah Daerah dalam mewujudkan visi dan misi agar rakyat berakhlak mulia dengan menggelorakan semangat Al Qur’an di lembaga sekolah.

“Kegiatan ini adalah sebuah refleksi diri karena melihat perjalanan dan perkembangan zaman generasi muda yang dikepung kebudayaan yang berdampak positif dan negatif. Meskipun banyak positifnya, tetapi diharapkan kita harus membentengi anak-anak muda agar lulus dari godaan negatif,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, berpijak pada pepatah bahwa apa yang ada pada diri anak adalah apa yang kita lakukan sebagai orang tua. Apabila orang tua menanamkan kebaikan sejak dari kecil, maka sama saja dengan menanamkan tulisan pada sebuah batu.

“Tetapi apabila ajaran itu disampaikan kepada orang dewasa, maka sama saja dengan kita seperti menulis di atas air. Jadi begitu selesai ditulis maka akan langsung hilang. Artinya, menanamkan kebaikan sejak dini itu sangatlah penting dilakukan oleh orang tua,” jelasnya.

Oleh karena itu Bupati Tantri meminta para orang tua berupaya bagaimana anaknya bisa hafal Al Qur’an sejak ini. Tetapi jangan sampai ketika anak sedang mengaji, orang tua malah sibuk menonton sinetron di TV atau asyik baca koran.

“Semoga kegiatan ini mampu kita istiqomahkan dan ke depannya mampu lebih sempurna. Yang jelas bukan juara yang menjadi tujuan utama, tetapi bagaimana bisa membumikan Al Qur’an sehingga mampu menciptakan generasi muda yang cinta kepada Al Qur'an,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fawwas juga menampilkan kemampuannya dalam menghafal Al Qur’an 29 juz. Bahkan dewan juri dan undangan ada yang memberikan pertanyaan kepadanya. Tidak hanya itu, orang tua Fawwas juga berbagi pengalaman bagaimana mendidik anak hingga akhirnya bisa hafal Al Qur’an.

Setelah melalui penilaian dari dewan juri, maka diputuskan peserta terbaik untuk masing-masing kategori. Untuk PAUD diraih Viola Maudiatus Syafa dari KB Tanwirul Mubtadi’in Banyuanyar, TK diraih M. Rais Ulul Azzam dari TK IT Permata Kraksaan, RA diraih Abdur Rohman Addakhil dari RA Wali Songo I Banyuanyar, SD diraih Zaki Arif dari SD Insan Terpadu Paiton dan MI diraih Moh. Sholeh Fikri dari MI Sullamul Hidayah Leces. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger