Headlines News :
Home » » Polisi Selidiki Satu Pengikut Tewas

Polisi Selidiki Satu Pengikut Tewas

Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu 09/10/2016
GADING – Satu lagi pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang diduga tewas di padepokan yang  ada di Desa Wangkal, Kecamatan Gading,  Kabupaten Probolinggo itu. Saat ini, Polres Probolinggo bahkan sudah mengantongi indetitas pengikut tersebut.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, proses penyidikan atas tewasnya pengikut Padepokan lainnya terus dilakukan. Selain menemukan dua kuburan pria dan perempuan yang disinyalir kuat pengikut Padepokan, pihaknya kini  menemukan satu pengikut lagi yang  tewas saat berada di Padepokan.

”Jadi, kami temukan tiga orang pengikut yang diduga kuat meninggal di Padepokan. Dua pengikut dikubur di dekat Padepokan dan satu pengikut lagi di bawa pulang ke rumahnya di Magetan,” katanya.

Hasil penyelidikan sementara menurut Kapolres, ada tiga pengikut Padepokan yang meninggal saat datang ke Padepokan. Dua pengikut  diduga tewas pada 2013 dan satu lagi di tahun 2016. Pengikut yang diduga tewas pada 2013 inilah yang kuburannya ditemukan Polres di areal Padepokan.

Sedangkan yang tewas pada 2016, yaitu pengikut asal Magetan. Kini proses penyelidikan dimulai dengan korban asal Magetan yang sudah diketahui identitasnya itu. Meskipun, mayat korban dibawa pulang dan dikuburkan tidak di Padepokan.

”Kami saat ini sedang berusaha menyelidiki ke keluarga korban asal Magetan itu. Meskipun, kami belum tahu, pengikut itu meninggal secara wajar atau tidak? Karena itu, kami coba selidiki pada keluarga pengikut yang meninggal di Padepokan itu,” terangnya.
Sayangnya, untuk kepentingan penyidikan, Kapolres enggan mengungkap identitas pengikut asal Magetan itu. Mulai nama,  alamat hingga jenis kelaminnya.  Sementara itu, dua kuburan pengikut yang ditemukan tidak jauh dari Padepokan Dimas Kanjeng, dikatakan Kapolres, sampai saat ini, belum diketahui identitasnya.

Karena itu, penyelidikan belum bisa dilakukan. Upaya penyelidikan menurutnya, harus diawali dengan mengetahui identitas korban lebih dulu.  ”Sambil jalan, dua kuburan itu  tetap kami selidiki dan telusuri identitasnya. Kami tidak bisa langsung bongkar kuburan itu,” paparnya.

Namun, hingga kini Polres Probolinggo masih merahasiakan lokasi dua kuburan tersebut. Demi proses penyelidikan menurut Kapolres, kuburan itu tidak boleh sampai tersentuh. Harapannya, saat identitas dua orang dikubur itu terungkap, kondisi kuburan masih utuh.

”Yang pasti, dua kuburan itu sudah kami temukan dan ada di luar rumah atau Padepokan,” ujarnya.  Selain itu Kapolres juga menemukan kuburan lain yang terletak di sisi utara rumah utama Dimas Kanjeng dan belakang Padepokan. Namun, pihaknya tidak mengetahui kuburan itu sudah lama atau baru.

”Nanti kalau ada perkembangan soal kuburan, pasti diungkapkan,” tuturnya. Hingga saat ini diakui Kapolres, pihaknya belum dapat memastikan kematian pengikut Padepokan lainnya itu wajar atau tidak. Sebab, untuk bisa menyelidiki lebih lanjut, harus diawali dengan identitas korban.

Saat identitas sudah diketahui, bisa diselidiki penyebab kematian sampai melakukan pembongkaran kuburan. ”Kalau belum ada identitasnya, keluarganya tidak diketahui, belum bisa ditindak lanjuti. Karena itu, sekarang masih diselidiki keluarganya dimana,” terangnya.

Diketahui, Polres Probolinggo menyelidiki adanya laporan sejumlah pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang disebut meninggal dan dikuburkan di areal padepokan. Saat ini pihak kepolisian menemukan dua titik kuburan yang diduga  kuat pengikut Padepokan Dimas Kanjeng.

Kuburan itu diduga merupakan kuburan pria dan wanita. Namun, identitas keduanya belum diketahui. Karena itu, hingga kini, Polres belum dapat memastikan penyebab kematian dua pengikut itu. Apakah meninggal wajar atau tidak. Sebab, untuk bisa menyelidiki lebih lanjut itu, harus diawali dengan identitas korban. Sementara saat ini,  identitas keduanya belum diketahui. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger