Headlines News :
Home » » Petugas Kesehatan Dilatih Konselor ASI

Petugas Kesehatan Dilatih Konselor ASI

Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 01/10/2016

KRAKSAAN – Sedikitnya 20 orang petugas kesehatan mendapatkan pelatihan konselor ASI dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, Senin hingga Jum’at (26-30/9/2016) di Hotel Aliya Kraksaan.

“Pelatihan konselor ASI bagi petugas kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas kesehatan dalam mendukung pemberian ASI dan memberikan konseling kepada ibu-ibu yang mengalami kesulitan dalam menyusui,” kata Kasi Kesehatan Ibu, Bayi dan Reproduksi Dinkes Kabupaten Probolinggo Sutilah.

Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengungkapkan ASI merupakan hal yang sangat mendasar bagi kesehatan dan perkembangan bayi. Melalui pemberian ASI secara eksklusif akan menghasilkan bayi yang lebih sehat dan lebih cerdas. Selain itu melalui pemberian ASI akan mempersatukan jalinan kasih sayang ibu dan bayi sehingga mencapai perkembangan yang optimal.

“Selama lebih dari satu dekade, Kode Etik Internasional Pemasaran Pengganti ASI telah ditetapkan dan diikuti dengan banyak upaya untuk melindungi kegiatan menyusui dan pengaruh promosi produk komersial. Salah satu untuk mendapat status sayang bayi adalah fasilitas tersebut tidak boleh menerima atau mendistribusikan susu formula secara gratis,” katanya.

Menurut dr. Shodiq, lebih dari 90% ibu yang melahirkan di Indonesia menyusui bayinya, tetapi masih sangat sedikit jumlah ibu yang menyusui bayinya secara eksklusif 6 bulan. Masih banyak ibu yang memberikan bayinya dengan susu formula atau makanan padat sebagai makanan tambahan beberapa minggu setelah melahirkan.

“Kasus gizi buruk yang banyak terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia sebagian besar diderita oleh bayi berumur 6 bulan ke atas. Hal ini sebagai akibat pemberian ASI dan MP-ASI yang tidak tepat,” jelasnya.

Lebih lanjut Shodiq menambahkan bahwa dalam rangka meningkatkan promosi ASI berbagai upaya telah dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia. Hal ini juga tidak terlepas dari peranan petugas kesehatan dalam mempromosikan ASI.

“Selama ini peran petugas belum efektif karena belum mempunyai kemampuan ( skill ) yang cukup untuk melaksanakan tugas ini. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan konselor menyusu bagi petugas kesehatan. Dengan makin mampunya petugas kesehatan dalam memberikan konseling kepada ibu-ibu yang mengalami kesulitan dalam menyusui diharapkan akan meningkatkan ASI Eksklusif,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger