Headlines News :
Home » » Petugas Gabungan Razia Rumah Pengikut Dimas Kanjeng

Petugas Gabungan Razia Rumah Pengikut Dimas Kanjeng

Penulis : Dimaz Bromo FM
Sabtu, 08/10/2016
KRAKSAAN – Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan Forkopimka Kraksaan, Jum’at (7/10/2016) menggelar razia di rumah salah satu pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Kraksaan. Razia di gelar lantaran rumah itu kerap didatangi santri padepokan lainnya dan jadi tempat tinggal sementara.

Hasilnya, petugas mendapati dua pengikut padepokan dari Jawa Barat dan Kalimantan yang berada di rumah tersebut. Dua pengikut itu adalah Dadang Hamdani asal Cilaku Hilir, Cianjur, Jawa Barat dan Asminiati asal Kalimantan.

Petugas pun lantas meminta  identitas keduanya. Suharti, sang pemilik rumah mengaku dirinya memang seorang pengikut Padepokan Dimas Kanjeng. Namun, status dirinya hanya pengikut biasa, bukan koordinator ataupun Sultan. Ia mengaku  sudah menjadi pengikut sejak  2006 lalu.

“Saya tidak punya santri. Meski sudah lama menjadi santri padepokan, tetap hanya jadi santri,” katanya. Saat disinggung soal banyaknya pengikut padepokan yang sering mampir dan singgah di rumahnya, Suharti mengaku, pengikut  padepokan hanya datang untuk  mampir. Bukan untuk menetap atau tinggal sementara.

Kebetulan, Suharti di padepokan juga biasa berjualan makanan. Lantaran itu, ia banyak  di kenal pengikut padepokan. ”Hamdani ini baru datang kemarin (Kamis, Red) sore. Datang ke sini hanya mampir istirahat sebentar,” terangnya.

Dari pantauan di lokasi, kehadiran aparat gabungan itu mengundang perhatian warga sekitar. Mereka berkerumun di depan rumah Suharti karena penasaran ingin mengetahui dua orang pengikut yang  berada di dalam rumah.

Para pengikut padepokan sendiri disebutkan tersebar di sejumlah daerah. Mulai Gading, Krejengan, Kraksaan, dan Maron. Sementara Camat Kraksaan Sugeng Wiyanto mengatakan, pihaknya hanya berupaya untuk menjaga kondusifitas  lingkungan sekitar saja.

Sebab, fenomena Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi diperkirakan meluas hingga ke beberapa wilayah kecamatan terdekat. Nah, untuk mengantisipasi hal yang tindak diinginkan, pihaknya melakukan penyisiran. “Kami gandeng semua kalangan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” pungkasnya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger