Headlines News :
Home » » Hasan Aminuddin : Guru Harus Jadi Uswatun Hasanah

Hasan Aminuddin : Guru Harus Jadi Uswatun Hasanah

Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 15/10/2016

KRAKSAAN – Menjadi ustadz dan ustadzah adalah profesi yang menjadi pilihan hidupnya. Oleh karena itu, ustadz dan ustadzah ini harus berupaya bagaimana mengemblikan janji sebagai guru.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dalam kegiatan Workshop dan Pengukuhan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKGMI) Kabupaten Probolinggo di Pondok Pesantren Hati Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Jum’at (14/10/2016) sore.

“Guru harus menjadi uswatun hasanah. Hal ini sangat penting demi memberikan benteng kepada para generasi muda. Sebab runtuhnya akhlak generasi muda karena pengaruh dari orang di luar Islam,” katanya.

Menurut Hasan, mindset generasi muda masa depan tergantung pada guru. Oleh karena itu, guru harus senantiasa introspeksi diri. Karena lembaga madrasah ini menjadi benteng generasi muda dari ancaman budaya luar. Outputnya bagaimana anak sekarang bisa tawadhu’.

“Orang tua saat ini tidak melilhat kuantitas tetapi kualitas lembaga pendidikan. Orang tua akan membayar mahal asal kualitasnya pendidikannya ditingkatkan. Marilah bersama-sama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan lembaga madrasah agar menjadi pilihan masyarakat,” jelasnya.

Hasan menegaskan setiap berkumpulnya guru madrasah bercerminnya adalah guru di jaman itu. Karena setiap pergeseran zaman pasti ada perubahan mindset dari generasi muda. Kalau di rumah ada ayah dan ibu, di luar ada bapak dan ibu guru yang harus mampu membimbing generasi muda supaya memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungannya.

“Tetapi degradasi moral dan akhlak generasi muda saat ini sangat luar biasa. Yang dihadapi Bapak dan Ibu guru sudah berbeda. Oleh karena itu bangunlah soliditas dan jadilah uswatun hasanah bagi muridnya,” terangnya.

Sementara Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Atok Illah mengharapkan supaya pengurus KKG MI Kabupaten Probolinggo periode 2016-2020 mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Sering kita lihat di luar sana keributan dan tawuran antar pelajar. Mereka sebenarnya pintar, tapi karena tidka ada nilai-nilai agama, maka akan bergeser kepintarannya. Dengan adanya KKG MI ini, kami berharap banyak pada pendidik menjadi teladan untuk mengutamakan akhlakul karimah. Sehingga pelajar yang lulus menjadi generasi yang berkualitas dan beraklakul karimah,” katanya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger