Headlines News :
Home » » Bobol Konter HP, Pengangguran Dibekuk

Bobol Konter HP, Pengangguran Dibekuk

Penulis : Dimas Bromo FM
Jum'at , 28 Oktober 2016
SUMBERASIH – Berakhir sudah pelarian Sugianto, 18, warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, yang diburu Polsek Sumberasih atas keterlibatannya  dalam pembobolan konter. Rabu (26/10/2016), tersangka kasus pencurian dalam konter itu berhasil dibekuk jajaran Polsek Sumberasih di rumahnya.

Kapolsek Sumberasih AKP Wahyudi mengatakan, tersangka Sugianto ditangkap atas kasus pembobolan konter ‘Joice Cell’ milik Fauzi, 30, warga Dusun Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.18, pada Kamis (13/10/2016) lalu. Aksi pembobolan konter itu terjadi saat Fauzi pergi ke Malang. Saat itu, korban berpamitan pada adiknya, Sahid, yang juga sebagai pegawai konter yang terletak di Jalan Sukapura, Desa Muneng,  Kecamatan Sumberasih, itu.

Setelah korban Fauzi pergi ke Malang, Sahid pun menutup konter sekitar pukul 21.00.   Tidak lama setelah konter ditutup, tersangka Sugianto beraksi dengan merusak pintu belakang konter. Karena konter dalam kondisi kosong, Sugianto dengan mudah menggasak 8 buah ponsel dalam konter tersebut.

Taksiran kerugian atas 8 ponsel tersebut senilai Rp 3,5 juta.  Peristiwa pembobolan konter itu, diketahui 2 jam setelahnya atau pukul 23.00. Kebetulan, Sahid dihubungi sales spare part yang hendak mengambil spare part di konter tersebut. Ternyata, saat Sahid bersama sales itu masuk ke konter, mereka dikejutkan kondisi konter yang berantakan.

“Saat konter HP itu ditutup, tersangka Sugianto beraksi membobol konter itu dengan cara merusak kunci pintu belakang konter. Setelah tahu konternya di bobol, korban melapor ke polsek,” terangnya. “Kami melakukan penyelidikan, termasuk mengecek hasil rekaman  CCTV yang ada di lokasi kejadian,” tambahnya.

Setelah melihat CCTV, akhirnya diketahui bahwa konter itu dibobol  seorang pemuda. Baru setelah kami selidiki siapa pelakunya, mengarah ke Sugianto,” jelasnya. Saat dibekuk, polisi juga mengamankan 6 ponsel lainnya. Belakangan diketahui jika ponsel yang menjadi barang bukti (BB) itu belum laku.

Akibat perbuatannya, Sugianto dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sementara itu, Sugianto mengaku, dirinya nekat mencuri ponsel dalam konter karena tidak punya  pekerjaan. Uang hasil menjual  HP curian itu, di peruntukkan membeli rokok dan keperluan  lainnya.

“Hanya sekali mencuri di konter. HP-nya saya jual ke teman. Ada yang Rp 100 ribu, tergantung  HP-nya,” katanya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger