Headlines News :
Home » » 90 Guru SMA/SMK Workshop Bedah SKL UN 2017

90 Guru SMA/SMK Workshop Bedah SKL UN 2017

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 27 Oktober 2016
KRAKSAAN – Sedikitnya 90 orang guru SMA dan SMK di Kabupaten Probolinggo mengikuti workshop bedah SKL (Standar Kompetensi Lulusan) yang digelar Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo di SMAN 1 Kraksaan dan SMKN 2 Kraksaan, Kamis hingga Sabtu (27-29/10/2016).

Kasi SMA/SMK Dispendik Kabupaten Probolinggo Aries Susilo mengatakan untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional (UN), berbagai cara akan dilakukan, baik oleh siswa melalui belajar sendiri, belajar kelompok maupun guru melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) maupun Dispendik Kabupaten Probolinggo.

“Harapannya pada UN tahun 2017 siswa bisa lulus 100% dengan nilai yang memuaskan, setidak-tidaknya ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” katanya.

Melalui workshop ini Aries mengharapkan nantinya bisa memberikan bekal bagi semua peserta dari guru mata pelajaran yang masuk dalam UN, agar lebih mantap mempersiapkan siswanya dalam menjawab soal-soal UN. “Selain itu, guru diharapkan mampu menelaah dan menyusun prediksi soal setingkat UN, sebagai bahan latihan oleh siswa di sekolah,” jelasnya.

Menurut Aries, kompetensi lulusan merupakan kualifikasi lulusan yang mencakup sikap, pengetahun dan ketrampilan. Cakupan kompetensi lulusan satuan pendidikan secara holistik (utuh/menyeluruh) dapat digambarkan kemampuan lulusan dalam dimensi sikap, kemampuan lulusan dalam dimensi pengetahun dan kemampuan lulusan dalam dimensi ketrampilan.

Perumusan kompetensi lulusan antar satuan  pendidikan mempertimbangkan gradasi setiap tingkatan satuan pendidikan dan memperhatikan kriteria perkembangan psikologis anak, lingkup dan kedalaman materi, kesinambungan dan fungsi satuan pendidikan,” tegasnya.

Dengan cakupan kompetensi lulusan tersebut jelas Aries, kompetensi lulusan satuan pendidikan diharapkan menjadi manusia yang memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, beraklak mulia, percaya diri dan bertanggungjawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam di sekitar rumah, sekolah dan tempat bermain.

“Selain itu, memiliki pengetahuan faktual dan konseptual dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait fenomena dan kejadian di lingkungan rumah, sekolah dan tempat bermain. Serta memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dalam ranah abstrak dan konkrit sesuai dengan yang ditugaskan kepadanya,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

+ comments + 1 comments

October 30, 2016 at 12:02 AM

Semoga para guru semakin berjaya dengan memiliki keterampilan
OhDroid.com

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger