Headlines News :
Home » , , » Tingkatkan Realisasi Penyerapan Anggaran SKPD

Tingkatkan Realisasi Penyerapan Anggaran SKPD

Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 26/09/2016

KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, meminta kepada Camat, Lurah, Kasubbag Perencanaan dan Kasubbag Keuangan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk meningkatkan realisasi penyerapan anggaran di SKPD masing-masing. Pasalnya capaian realisasi penyerapan anggaran saat ini semuanya belum mencapai target 88,2%.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tantri saat memimpin rapat koordinasi (rakor) Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Kabupaten Probolinggo tahun 2016 di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Senin (26/9/2016).

“Target itu ditetapkan dan ditentukan oleh kita bersama berdasarkan program dan RKA SKPD masing-masing. Manakala hari ini realisasi anggaran masih berputar pada 57%, tentunya tugas saudara untuk memacu bagaimana meningkatkan realisasi anggaran agar tepat waktu sesuai dengan apa yang direncanakan oleh SKPD masing-masing,” katanya.

Peningkatan realisasi anggaran ini penting jelas Bupati Tantri, Sebab selain untuk meningkatkan cakupan anggaran dan kemanfaatan program yang tersebar di SKPD, kualitas harus juga diperhatikan.

“Silahkan pacu dan tingkatkan realisasi anggaran. Segera deteksi dini manakala ada hal-hal yang berkaitan dengan juklak dan juknis sehingga program bisa terlaksana tepat waktu dan sukses,” jelasnya.

Bupati Tantri meminta agar tahun 2017 mendatang bagaimana pada proses perencanaan Kasubbag Perencanaan dan Keuangan betul-betul dimaksimalkan keterlibatannya agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Tahun 2017 mendatang, bagaimana supaya proses lelang itu bisa dilakukan pada bulan-bulan awal, sehingga proses pembangunan apapun bisa dilakukan sedini mungkin,” pungkasnya.

Sementara Kepala Bagian Penyusunan Program Setda Kabupaten Probolinggo selaku Wakil Ketua Tepra Kabupaten Probolinggo Lulu’atul Fuadah mengungkapkan rakor ini dimaksudkan untuk mengevaluasi realisasi anggaran tahun 2016 pada masing-masing SKPD di lingkungan Pemkab Probolinggo dan mengetahui permasalahannya serta solusinya. “Tujuannya untuk optimalisasi penyerapan anggaran,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Tanto Walono mengatakan permasalahan penyerapan anggaran tahun 2016 dikarenakan perencanaan anggaran kas oleh SKPD yang tidak sesuai dengan pelaksanaan kegiatan serta proses lelang/tender/pengadaan barang dan jasa yang perlu dipercepat.

“Pelaksanaan kegiatan SKPD yang tidak mengacu pada anggaran kas, lambatnya pedoman teknis/petunjuk pelaksanaan kegiatan yang didanai oleh DAK serta transfer dana DAK yang terlambat dan berpengarug pada pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Tindak lanjut permasalahan tersebut jelas Tanto, agar semua SKPD dalam menetapkan target realisasi keuangan/anggaran kas yang rasional dan melaksanakan kegiatan tetap mengacu pada anggaran kas yang telah ditetapkan dalam DPA/DPPA.

“Melaksanakan tahap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sesuai peraturan perundangan serta peningkatan peran kepala SKPD selaku Pengguna Anggaran dalam melakukan pengendalian internal atas pengelolaan keuangan SKPD berkenaan,” tegasnya.

Rakor TEPRA ini diikuti oleh TEPRA Kabupaten Probolinggo, Pimpinan SKPD (Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran), Kasubbag Perencanaan dan Pejabat Pengelola Keuangan SKPD. (wan)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger