Headlines News :
Home » » Sisakan 61 Ribu RTLH, Pemkab Libatkan CSR Perusahaan

Sisakan 61 Ribu RTLH, Pemkab Libatkan CSR Perusahaan

Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 07/09/2016

PROBOLINGGO - Berdasarkan Pemuktahiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015, di Kabupaten Probolinggo terdapat 120.292 KK  (Kepala Keluarga) yang masuk dalam rumah tangga dengan kondisi kesejahteraan 10% terendah atau sangat miskin. Dari kondisi tersebut, sedikitnya 61.259 KK yang kondisi rumahnya masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) penyampaian komitmen perusahaan terhadap program rehabilitasi metode One Village One Corporate (OVOC) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo, Rabu (7/9/2016). Rakor yang dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini diikuti oleh 50 perusahaan yang ada dan memiliki usaha di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan manakala dikerjakan sendiri oleh Pemerintah Daerah, butuh waktu sekian tahun untuk menuntaskan 61.259 RTLH tersebut. Pasalnya kemampuan anggaran untuk RTLH hanya mampu merehab 1.000 hingga 1.500 unit RTLH ditambah dengan 3 unit per desa dengan menggunakan dana APB Desa.

“Oleh karena itu, kami ingin melibatkan CSR perusahaan untuk ikut serta mensukseskan program rehabilitasi RTLH dengan metode One Village One Corporate. Program ini akan dilakukan bertahap selama 3 tahun mulai dari tahun 2017, 2018 dan 2019,” katanya.

Menurut Dewi, tujuan dilaksanakannya program rehab RTLH dengan dunia usaha ini adalah mensinergikan program prioritas Pemkab Probolinggo dengan program Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

“Metode One Village One Corporate (OVOC) ini dipilih karena pertimbangan jumlah RTLH tidak sama setiap desa, program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan juga dimanfaatkan sebagai salah satu sarana publikasi dan lebih memudahkan proses koordinasi dan monitoring serta evaluasi pada saat pelaksanaan program,” jelasnya.

Sementara Wabup Timbul Prihanjoko mengajak para CSR perusahaan untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah memikirkan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo. Pasalnya RTLH ini merupakan bagian dari kemanusiaan.

“Program ini disusun karena kami ingin melakukan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo. Harapan kami, CSR perusahaan bisa betul-betul bisa membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Rakor yang dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari ini dihadiri oleh Kepala Dinas PU Cipta Karya Prijono, Kepala Dinas Kesehatan dr. Shodiq Tjahjono dan Ketua FK TSP Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko.

Sebagai tindak lanjut dari rakor ini, nantinya akan dilakukan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) antara Bupati Probolinggo dengan pimpinan perusahaan serta perjanjian Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo dengan pimpinan perusahaan tentang program rehabilitasi RTLH metode OVOC. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger