Headlines News :
Home » , » Polisi Bongkar Dua Portal Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Polisi Bongkar Dua Portal Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Penulis : Dimaz Bromo FM
Sabtu, 24/09/2016

GADING – Sabhara Polres Probolinggo membongkar portal yang ada di sisi timur dan barat kawasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di RT 22/RW 08 Dusun Sumber Cengkelek Desa Wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo.

Pembongkaran dilakukan Jumat (23/9/2016), sehari setelah penggerebekan dan penangkapan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Pembina Yayasan Padepokan. Pembongkaran dilakukan, lantaran  portal itu dipasang di jalan desa. Tepatnya di depan asrama putra dan belakang rumah Dimas Kanjeng, panggilannya.

Akibatnya, warga umum tidak bisa lewat atau terhalang. Warga bahkan, harus melewati jalan alternatif. Informasi yang dihimpun menyebutkan, portal itu dipasang oleh pengikut yayasan beberapa bulan lalu.

Tepatnya setelah ada penangkapan terhadap salah seorang pengurus yayasan atas kasus dugaan pembunuhan. Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin saat dikonfirmasi  mengatakan, pembongkaran portal itu lantaran sudah mengganggu akses masyarakat.

Menurutnya,  jalan yang dipasang portal itu merupakan jalan desa. Sehingga, tidak seharusnya dipasang portal  untuk kegiatan pribadi.  ”Dinas Perhubungan (Dishub) pun melarang dan mempersilakan untuk dibongkar portal itu. Jalan itu juga aset desa dan pemerintah,” katanya.

Bahkan ditambahkan Kapolres, jalan itu merupakan akses jalan penghubung Desa Gading Wetan dan Wangkal. Karena itu, dia mempersilahkan semua masyarakat untuk melewati jalan tersebut. “Kami persilahkan warga melewati jalan itu. Karena jalan itu adalah jalan desa dan milik masyarakat umum. Siapapun boleh  lewat di jalan ini tanpa harus  dihalang-halangi pihak manapun,” ungkapnya.

Setelah portal dibongkar, warga sekitar langsung bisa melewati jalan tersebut. Walaupun, warga  masih waswas dan khawatir saat melewati jalur tersebut. “Dulu  jalan ini dijaga oleh garda padepokan. Warga umum tidak boleh lewat,” kata Saniman, seorang  warga Kecamatan Gading.

Sementara Camat Gading Slamet Hariyanto mengatakan, pemasangan portal itu harusnya tidak sampai terjadi. Mengingat, jalan yang dipasang portal itu merupakan jalan desa dan menjadi aset desa.

”Saya berharap, masyarakat sekitar bisa beraktifitas kembali seperti biasa, setelah portal dibongkar. Tidak ada rasa was-was atau ketakutan untuk bisa melalui jalan itu,” terangnya. (rdr/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger