Headlines News :
Home » , , » Pemkab Gelar Audit Maternal dan Perinatal Sosial

Pemkab Gelar Audit Maternal dan Perinatal Sosial

Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 30/09/2016

TEGALSIWALAN – Sebagai upaya untuk menurunkan jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar Audit Maternal dan Perinatal Sosial 2016 di Pendopo Kecamatan Tegalsiwalan, Rabu (28/9/2016).

Kegiatan yang diikuti oleh 70 orang peserta ini dihadiri oleh Camat Tegalsiwalan Sodiq dan Forkopimka Tegalsiwalan, Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Moch. Asjroel Sjakrie dan Kepala Puskesmas Tegalsiwalan Nuryakub.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi dr. Moch. Asjroel Sjakrie mengatakan kematian ibu, bayi dan balita merupakan salah satu parameter derajat kesehatan suatu negara. Karena Indek Pembangunan Manusia diukur dengan Umur Harapan Hidup dan salah satu indikator yang mempengaruhi umur harapan hidup adalah jumlah kematian bayi yang ada dalam suatu wilayah.

“Tentunya untuk menurunkan jumlah kematian ibu dan bayi tidak mudah karena ada beberapa faktor yang harus dilakukan intervensi oleh semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat,” katanya.

Menurut Asjroel, di Kabupaten Probolinggo jumlah kesakitan dan kematian bayi masih cukup tinggi. Pada tahun 2013 sebanyak 201 kasus, tahun 2014 sebesar 235 kasus dan tahun 2015 sebesar 242 kasus. Sedangkan kematian ibu tahun 2013 sebanyak 12 kasus, tahun 2014 sebesar 24 kasus dan tahun 2015 sebesar 26 kasus.

“Di Kecamatan Tegalsiwalan, kematian ibu tahun 2015 terbanyak 4 kasus dan tahun 2016 juga terbanyak di Kabupaten Probolinggo sebanyak 3 kasus. Sedangkan kematian bayi tahun 2015 sebanyak 11 kasus dan tahun 2016 mencapai 7 kasus,” jelasnya.

Dari penelusuran kejadian kematian bayi dan ibu jelas Asjroel, ditemukan ada 3 faktor keterlambatan. Yakni, memperoleh pertolongan yang dibutuhkan diantaranya karena terlambat mendeteksi adanya resiko tinggi, mengambil keputusan serta mencapai sarana pelayanan kesehatan.

“Hal tersebut perlu penelusuran akar penyebab masalahnya melalui Audit Maternal Perinatal untuk mengatasi masalah yang terkait di masyarakat maka perlu pembahasan kasus sosial yang sesuai kondisi puskesmas,” pungkasnya.

Sementara Kasi Kesehatan Ibu, Bayi dan Reproduksi Dinkes Kabupaten Probolinggo Sutilah mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Tegalsiwalan serta membangun komitmen dari seluruh komponen dalam akselerasi penurunan kasus kematian ibu dan bayi. (wan/ast) 
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger