Headlines News :
Home » » Pemkab-BP PAUD dan Dikmas Jatim Teken MoU Paket A Pasma

Pemkab-BP PAUD dan Dikmas Jatim Teken MoU Paket A Pasma

Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 06/09/2016

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Jawa Timur melakukan penandatangan (teken) nota kesepahaman dalam bentuk MoU (Memorandum of Understanding) tentang Paket A Pasma (Pasca Melek Aksara).

Penandatanganan MoU Paket A Pasma ini dilakukan oleh Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo dan Kepala BP PAUD dan Dikmas Jawa Timur Dadang Supriatna di Kantor Dispendik Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kasi Pendidikan Luar Sekolah Massajo mengatakan MoU ini dilakukan atas dasar semangatnya alumni warga belajar (WB) yang sudah lulus keaksaraan dasar dan sudah mendapatkan Sukma (Surat Keterangan Melek Aksara) supaya tidak putus belajar dan dilanjutkan dengan program Paket A setara SD.

“Warga belajar yang sudah lancar baca, tulis dan berhitung (calistung) dan sudah mempunyai sukma nanti diarahkan untuk mengikuti Paket A Pasma. Diawali dengan tes uji penempatan. Sementara ini mereka kita anggap lulus kelas 4 SD,” katanya.

Menurut Massajo, nantinya warga belajar diberi pembelajaran Pasma meliputi 5 mata pelajaran (mapel) yang diujikan dalam Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK). Meliputi Bahasa Indonesia, PKN, IPA, IPS dan Matematika. Bahan ini yang dikembangkan BP PAUD dan Dikmas untuk pembelajaran di lembaga kelompok belajar.

“Kelebihannya, model Paket A Pasma dilakukan dengan menggunakan Sistem Setoran Kompetensi (SSK). Semangatnya adalah warga belajar sudah lancar calistung dan media pembelajaran yang lain. Sehingga ditekankan belajar mandiri. Nanti diberi bahan pengayaan dan setor ke tutor,” terangnya.

Massajo menambahkan bahwa Paket A Pasma ini merupakan model baru dengan mengedepankan kemandirian. Belajarnya bisa di rumah maupun kelompok. Dimana dalam satu kelompok terdapat 20 warga belajar didampingi 2 tutor dengan mendesain 5 mapel.

“MoU ini diharapkan menjadi payung hukum dan regulasi dalam mengadopsi bahan-bahan ajar yang dikembangkan BP PAUD dan Dikmas Jatim. Karena selama ini bahan ajar tentu memiliki kekhasan sesuai karakteristik daerah masing-masing,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger