Headlines News :
Home » » Fasilitasi UMKM dengan Distributor Produk Mamin

Fasilitasi UMKM dengan Distributor Produk Mamin

Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu,14/09/2016
SUMBERASIH – Sebagai upaya untuk memperluas jaringan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo memberikan fasilitasi jaringan kerja sama usaha bagi UMKM, Rabu (14/9/2016) di RM Rahayu Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih.

Dalam kesempatan tersebut sedikitnya 30 orang pelaku UMKM makanan dan minuman (mamin) se-Kabupaten Probolinggo dipertemukan dengan dua distributor dari Surabaya. Yakni, Cooperative Trading House (CTH) selaku distributor mamin dan hadycraft serta Asco atau Koperasi Agro Sukses Makmur selaku distributor mamin.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kepala Bidang Bina UKM Bambang Supriadi mengatakan distributor mamin ini dipertemukan dengan pelaku UMKM dalam rangka kerja sama di bidang pemasaran produk.

“Dari pertemuan ini ada kesepakatan kerja sama antara UMKM dengan kedua distributor tersebut, khususnya tentang pendistribusian produk UMKM Kabupaten Probolinggo. Kerja sama ini diikat dalam bentuk kontrak yang nantinya dirumuskan bersama antara UMKM dengan kedua distributor dalam waktu yang tidak bersamaan,” katanya.

Menurut Bambang, fasilitasi UMKM dengan distributor produk mamin ini bertujuan dalam rangka perluasan akses pasar bagi UMKM. Sebab selama ini pemasaran produk masih banyak dilakukan di pasar lokal.

“Dengan kerja sama ini diharapkan pemasaran produk UMKM bisa lebih merata baik regional maupun nasional. Dengan demikian UMKM ini menjadi mandiri dan bisa naik kelas klasifikasinya. Dari mikro ke kecil maupun dari kecil ke menengah,” jelasnya.

Bambang menambahkan bahwa usaha itu dibagi dalam beberapa kriteria. Usaha mikro jika modalnya berkisar Rp 0-50 juta dengan omset Rp 0-300 juta/tahun, usaha kecil jika modalnya berkisar antara Rp 50 juta-500 juta dengan omset Rp 300 juta-2,5 milyar/tahun dan usaha menengah jika modalnya berkisar Rp 500 juta-10 miliar dengan omset Rp 2,5 miliar-50 miliar/tahun. 

“Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama ini pemasaran produk UMKM mamin ini bisa lebih meningkat. Kalau lakunya banyak, usahanya jalan dan omsetnya meningkat, maka kelasnya juga akan naik,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger