Headlines News :
Home » , » Bekali Calon Tutor dan Penyelenggara Paket A Pasma

Bekali Calon Tutor dan Penyelenggara Paket A Pasma

Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 26/09/2016

KRAKSAAN – Sebagai tindak lanjut dari MoU (Memorandum of Understanding) tentang Paket A Pasma (Pasca Melek Aksara) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Jawa Timur, Dispendik memberikan sosialisasi dan pembekalan kepada calon tutor dan penyelenggara Paket A Pasma di SKB Kraksaan, Senin (26/9/2016).

Kegiatan ini diikuti oleh 186 orang peserta terdiri dari Kepala Cabang Dispendik Kecamatan, Kepala Sekolah dan Tutor yang berada di 12 kecamatan di wilayah timur Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kasi Pendidikan Luar Sekolah Massajo mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dengan modul Paket A Pasma yang dikeluarkan BP PAUD dan Dikmas Jawa Timur supaya dikuasai oleh tutor dalam pendampingan Paket A Pasma.

“Selain itu, target IPM (Indek Pembangunan Manusia) kita meningkat tidak hanya pada pengentasan buta aksara saja, tetapi juga meningkatkan lama sekolah. Sebab nantinya warga belajar bisa lulus setara dengan SD,” katanya.

Menurut Massajo, program Paket A Pasma ini merupakan program lanjutan dari program keaksaraan dasar yang sudah mendapatkan Sukma ((Surat Keterangan Melek Aksara) supaya tidak putus belajar dan dilanjutkan dengan program Paket A setara SD.

“Untuk kondisi sasaran saat ini mencapai 1.900 warga belajar yang akan diselenggarakan bersama lembaga-lembaga negeri selama 3 bulan sebagaimana tahun 2015. Dalam hal ini kerja sama dengan BP PAUD dan Dikmas Jatim terkait bahan ajar modul Paket A Pasma meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, PKN, IPA, IPS dan Matematika,” jelasnya.

Lebih lanjut Massajo menambahkan bahwa model pembelajaran program Paket A Pasma ini lebih menekankan pada belajar mandiri. Model belajarnya di kelas maksimal 12 kali tatap muka. Selebihnya belajar mandiri dengan cara yang sederhana.

“Tutor memberikan bahan ajar untuk dipelajari di rumah. Nantinya kalau sudah mampu dikuasai baru dites oleh tutor. Bobot penilaian 5,5 sudah mampu dinyatakan lulus. Kalau masih dibawah 5,5 maka harus belajar lagi,” tambahnya.

Massajo mengharapkan kegiatan ini bisa menjadi penyemangat di tingkat kecamatan mulai dari Cabang Dispendik hingga para tutor agar program Paket A Pasma ini benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Mampu meminimalisir persoalan yang muncul di lapangan agar dapat diatasi dengan baik. Karena pembelajaran kepada orang dewasa tentu butuh kesabaran dan ketelatenan serta peran aktif dari keluarga. Seberat apapun pelayanan kalau sinergi komunikasi dan koordinasi dilakukan maka akan menyelesaikan permasalahan yang ada,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger