Headlines News :
Home » » Sosialisasikan Manfaat Dokumen Kependudukan

Sosialisasikan Manfaat Dokumen Kependudukan

Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 30/08/2016
DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) memberikan sosialisasi manfaat dokumen kependudukan di ruang pertemuan Bentar Kabupaten Probolinggo, Senin hingga Rabu (29-31/8/2016).

Sosialisasi ini diikuti oleh 264 orang peserta dari Kecamatan Maron, Pakuniran, Tongas dan Besuk. Mereka terdiri dari unsur desa, tokoh masyarakat, TP PKK dan Fatayat/Muslimat. Sosialisasi ini dibagi menjadi 3 (tiga) angkatan.

Kepala Bidang Informasi Kependudukan Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo Wahyunani mengungkapkan, kegiatan ini dimaksudkan memberikan pengetahuan kepada masyarakat terhadap pentingnya administrasi dokumen kependudukan dan pencatatan sipil.

“Di mana tujuannya masyarakat bisa lebih memahami prosedur dan tata cara pengurusan dokumen kependudukamn dan pencatatan sipil serta mengetahui persyaratan dan kelengkapan administrasi pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil,” katanya.

Sementara Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo Erlin Setiawati mengatakan bahwa untuk mendapatkan data yang valid dan akurat, masyarakat mulai dari lahir hingga mati harus dicatat dan didaftarkan dokumen kependudukannya.

“Kalau lahir harus daftar untuk mendapatkan NIK. Setelah itu mendapatkan akte kelahiran. Kalau meninggal mendapatkan akte kematian. Lahir dan mati harus betul-betul didata supaya bisa mengakuratkan data,” katanya.

Menurut Erlin, secara umum pihaknya memiliki tugas terhadap pelayanan dokumen kependudukan (KTP, KK, Pindah dan Datang), peristiwa penting (akte kelahiran, akte kematian, perkawinan dan perceraian serta akte pengesahan dan pengakuan anak) dan pemanfaatan data kependudukan.

“Selama ini data antara SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) dengan konsolidasi dari Kementerian Dalam Negeri jauh berbeda. Hal ini diduga ada NIK ganda serta ada data kelahiran dan kematian yang tidak dilaporkan,” jelasnya.

Erlin menjelaskan, selama ini masyarakat mengangkat remeh dokumen kependudukan, padahal hal itu sangat vital. Masyarakat menganggap dokumen kependudukan itu sangat enteng. Tetapi setelah mengurusnya ternyata tiada hari tanpa masalah dengan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil.

“Biasanya masyarakat mau mengurus dokumen kependudukannya saat sudah dibutuhkan. Padahal seharusnya masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger