Headlines News :
Home » , , » Harga Cabe Rawit Semakin ‘Pedas’

Harga Cabe Rawit Semakin ‘Pedas’

Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 26/08/2016

KRAKSAAN – Memasuki minggu terakhir Agustus ini, harga cabe rawit semakin “pedas”. Komoditas pertanian itu naik hingga 2,7%, dari Rp 39.500/kg menjadi Rp 40.583/kg. Serta cabe merah besar dari Rp 21.167/kg menjadi Rp 24.667/kg atau 14,2%.

Hal itu didasarkan hasil survei dan pemantauan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo minggu III dibandingkan minggu IV Agustus. Disperindag memantau sejumlah bahan pokok dan bahan penting di Pasar Dringu, Leces, Patalan, Bayeman, Maron dan Semampir.

Komoditas lain yang harganya naik di antaranya, bawang merah dari Rp 29.250/kg menjadi Rp 30.000/kg atau 2,5%, kacang hijau dari Rp 15.667/kg menjadi Rp 16.083/kg atau 2,6%, Kacang tanah dari Rp 23.750/kg menjadi Rp 24.083/kg atau 1,4%, kentang dari Rp 10.667/kg menjadi Rp 11.750/kg atau 9,2%, wortel dari Rp 8.250/kg menjadi Rp 9.250/kg atau 10,8%.

Kedelai dari Rp 7.967/kg menjadi Rp 8.250/kg atau 3,4%, beras IR 64 dari Rp 8.608/kg menjadi Rp 9.125/kg atau 5,7%, gula pasir dalam negeri dari Rp 12.492/kg menjadi Rp 12.575/kg atau 0,7% dan minyak goreng curah dari Rp 10.600/kg menjadi Rp 11.142/kg atau 4,9%.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo, M. Sidik Widjanarko mengatakan, minggu ini rata-rata harga komoditas naik. ”Kenaikan harga ini karena persediaan komoditas tersebut di pasar tidak stabil, diduga karena banyak petani yang gagal panen dan permintaan konsumen meningkat,” ungkapnya.

Sisi lain sejumlah komoditas harganya turun seperti, minyak goreng Bimoli kemasan 2 liter dari Rp 25.042 menjadi Rp 24.917/botol atau 0,5%, daging sapi dari Rp 101.167/kg menjadi Rp 100.833/kg atau 0,3%. Telor ayam broiler dari Rp 19.458/kg menjadi Rp 18.958/kg atau 2,6%, jagung pipilan dari Rp 4.833/kg menjadi Rp 4.167/kg atau 16,0%.

Tepung terigu dari Rp 7.875/kg menjadi Rp 7.750/kg atau 1,6%, bawang putih dari Rp 28.167/kg menjadi Rp 27.167/kg atau 3,7% dan tomat dari Rp 6.417/kg menjadi Rp 5.000/kg atau 28,3%. “Turunnya harga karena stok komoditas tersebut di pasar stabil dan permintaan konsumen menurun,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger