Headlines News :
Home » , » Diskanla Sosialisasikan CBIB

Diskanla Sosialisasikan CBIB

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 04/08/2016

DRINGU - Dalam rangka untuk memperluas wawasan berpikir dan pengetahuan pembudidaya dalam bidang budidaya perikanan, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Diskanla Provinsi Jawa Timur menggelar sosialisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Kamis (4/8/2016).

Sosialisasi ini diikuti 30 orang peserta terdiri dari 15 pembudidaya tambak intensif dan 15 orang pembudidaya lele. Mereka mendapatkan materi narasumber yang berasal dari UPT Diskanla Provinsi Jawa Timur. Yakni, Kepala Instalasi Budidaya Air Payau Probolinggo Ardi Susanto dan Kepala Instalasi Budidaya Air Payau Lamongan Miftahul Munir.

Kepala Diskanla Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kepala Bidang Budidaya Perikanan Hari Pur Sulistiono mengungkapkan sosialisasi ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang sertifikasi CBIB dalam rangka penerapan sistem mutu jaminan keamanan pangan produk budidaya perikanan.

“Serta fasilitasi pembudidaya baik perusahaan maupun perorangan untuk mengajukan permohonan atau pengisian aplikasi formulir permohonan CBIB kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini Ipung, panggilam akrab Hari Pur Sulistiono mengharapkan agar kegiatan budidaya yang dilakukan baik oleh pengusaha tambak maupun budidaya air tawar mengikuti kaedah CBIB. Meskipun bukan teknis, tetapi CBIB ini memang layak diikuti. Sebab jika diterapkan, maka akan memberikan dampak secara teknis

“Semoga pembudidaya ini bisa langsung mengajukan aplikasi permohonan sertifikat CBIB. Sebab semakin banyak pembudidaya yang menerapkan CBIB, maka akan mengurangi masalah. Misalnya komoditas ekspor kemungkinan ditolak oleh importir tidak terjadi lagi. Jika air tawar akan mengurangi dampak-dampak negatif budidaya yang tidak sehat,” jelasnya.

Menurut Ipung, Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu suplay bandeng dan udang yang selalu didatangi oleh tim auditor dari negara importir. Tahun 2013, tim Uni Eropa datang untuk melihat budidaya udang. Demikian juga tahun 2015, tim US FDA (United States Food and Drug Administration) melihat budidaya udang. “Semakin banyak yang memiliki sertifikat CBIB, maka jika ada inspeksi dari tim auditor tidak perlu khawatir,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger