Headlines News :
Home » » Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Puncaksari

Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Puncaksari

Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 15/08/2016



LUMBANG – Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai bentuk untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh Kodim 0820 Probolinggo dengan mengibarkan bendera raksasa berukuran 6 x 30 meter di tebing Gunung Kemban Puncaksari Desa Sapih Kecamatan Lumbang, Senin (15/8/2016).

Dari lebarnya bendera yang terbentang di tebing tersebut, butuh lebih dari 10 orang untuk mengibarkannya. Mulai dari TNI, Pramuka hingga masyarakat setempat saling bahu membahu membentangkan bendera raksaasa di Gunung Kembang tersebut.

Seperti biasanya, sebelum pelaksanaan pengibaran bendera merah putih, seluruh elemen masyarakat tersebut membentuk formasi. Dalam upacara tersebut, Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Inf Hendy Yustian Danang Suta bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam sambutannya, Dandim 0820 Letkol Hendy mengatakan upacara di Puncaksari ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan masa perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah.

“Oleh karena itu, kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk menghargai jasa para pahlawan yang sudah gigih merebut kemerdekaan ini. Pengibaran bendera ini tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang dilakukan pejuang masa lalu,” katanya.

Selain untuk memperingati HUT ke-71 Kemerdekaan RI, pengibaran bendera tersebut dilakukan untuk mengenalkan wisata Gunung Kembang atau lebih dikenal dengan Puncaksari yang baru tereskpose pada akhir 2015 lalu. Sebab dengan membentangkan bendera berukuran besar, paling tidak wisatawan juga bisa melihat bendera merah putih dari Gunung Bromo.

“Hal ini sebagai gebrakan baru untuk wisata di Gunung Bromo. Karena di Kabupaten Probolinggo sendiri jumlah tempat wisata cukup banyak. Dan ini sudah dilakukan sebelumnya di P-29 Kecamatan Sumber tahun lalu. Harapan kami tempat ini juga mau disinggahi oleh wisatawan,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengungkapkan sejauh ini memang kawasan tersebut masih dikelola pemerintah desa sebagai salah satu pendapatan desa. “Kedepan, beberapa tempat wisata akan dikelola Pemkab Probolinggo yang tentunya akan dilengkapi fasilitas publik,” katanya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger