Headlines News :
Home » » Tradisi Petolekoran, Warga Pulau Gili Penuhi Kota Probolinggo

Tradisi Petolekoran, Warga Pulau Gili Penuhi Kota Probolinggo

Penulis : Dimaz Bromo FM
Sabtu, 02/07/2016



SUMBERASIH - Ribuan warga Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo ramai-ramai menyeberang ke Kota Probolinggo, Sabtu (2/7/2016). Mereka datang untuk menjalani tradisi 'petolekoran' yang selalu dilakukan setiap 27 Ramadhan.

'Petolekoran' merupakan istilah Bahasa Madura. Dalam Bahasa Indonesia, istilah itu berarti rutinan setiap tanggal 27 Ramadhan. Bagi warga Gili Ketapang, tradisi ini telah berlangsung turun-temurun.

Mulai pria, wanita, yang muda maupun yang tua, sama-sama menyeberang ke Kota Probolinggo. Selama seharian di kota, biasanya mereka berbelanja aneka kebutuhan. Mulai pakaian untuk dikenakan saat lebaran maupun kue ringan hingga kebutuhan dapur.

Samhadi (45), salah satu warga mengatakan, tidak sedikit muda-mudi Pulau Gili Ketapang yang sampai menginap di kota. “Ini sudah tradisi tahunan. Orang menyebutnya petolekoran,” katanya saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo.

Saking banyaknya warga yang menyeberang, perahu bisa bolak-balik Gili-Probolinggo sampai tiga kali dalam sehari. Sekali angkut, perahu kayu itu memuat lebih dari 50 penumpang. Jumlah perahu yang hilir mudik juga lebih banyak.

“Barusan saya mengangkut 50 orang lebih,” kata Nur Salim (40), nahkoda perahu penyeberangan. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger