Headlines News :
Home » , » Pastikan Azis Husin Sudah Keluar

Pastikan Azis Husin Sudah Keluar

Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 21/07/2016

KRAKSAAN - Peristiwa penggeledahan kantor Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo oleh sejumlah penyidik Polda Bali yang menggemparkan warga beberapa waktu lalu terus berbuntut. Penyidik mencari berkas Azis Husin, tersangka kasus pemalsuan surat yang menjual tanah di Bali dengan menggunakan KTP beralamat Kelurahan Patokan.

Lurah Patokan Fathurrosyid Muslih mengungkapkan bahwa Azis Husin sudah keluar dari Kelurahan Patokan pada 18 Juli 2012 sesuai buku register surat pindah kelurahan dan surat pindah dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Probolinggo.

Fathurrosyid yakin pihak kelurahan sudah mencabut KTP Aziz Husin sejak keluar dari Patokan. “Dari surat keluar yang diajukan, Aziz Husin pindah ke Bogor. Kemungkinan besar pihak kelurahan mencabut KTP Aziz Husin yang beralamat di Kelurahan Patokan. Kalau sudah keluar ya KTP-nya dicabut. KTP Azis Husin otomatis sudah tidak berlaku lagi,” katanya, Kamis (21/7/2016).

Dia menambahkan, Azis Husin saat masuk ke Kelurahan Patokan untuk membuat KTP tidak menggunakan surat masuk dan tidak melalui Ketua RT dan RW setempat.

Sulaiman, Ketua RT 003 menyatakan bahwa Azis Husin tidak pernah melaporkan diri kepada pihaknya selaku Ketua RT. Sulaiman juga tidak pernah mengetahui jika Azis Husin tinggal di Kelurahan Patokan nomor 99.

Hal senada juga disampaikan Ketua RW 003 Edi Suryoto. Menurutnya, Azis Husin tidak pernah melibatkan dirinya dalam proses pembuatan KTP di Kelurahan Patokan. Edi juga menegaskan, Azis Husin saat ini tidak berdomisili di Kelurahan Patokan.

Saat ditanya kenapa Azis Husin bisa membuat KTP Kelurahan Patokan tanpa surat masuk, Fathurrosyid menjelaskan bahwa pada tahun 2007 warga bisa membuat KTP dengan mudah. Saat itu masih belum ada Undang-undang tentang Kependudukan dan KTP Elektronik.

Saat ini, Azis Husin menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) Polda Bali. Dia diduga melakukan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam pasal 263 KUHP.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo didatangi petugas Polda Bali. Sontak aksi tersebut menarik perhatian warga. Mereka mencari berkas kependudukan salah seorang yang masuk DPO Polda Bali, terkait dugaan penipuan dan pemalsuan yang dilakukan orang yang mengaku sebagai Azis Husin.

Azis gadungan ini mengaku beralamat di RT 03 RW 03 Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Dia dilaporkan oleh Azis Husin asli, pemilik Tanah asal Kabupaten Malang. Diduga, warga Kelurahan Patokan itu menjual tanah milik warga Malang tanpa sepengetahuan pemilik sahnya.

Kedatangan anggota Polda Bali beberapa waktu lalu ke kantor kelurahan bergeser ke kantor Kecamatan Kraksaan. Mereka mencari arsip kependudukan berupa surat pindah milik Azis Husein gadungan yang diduga fiktif.

“Bagaimana mungkin seseorang tanpa surat pindah atau surat keterangan lainnya dapat semudah itu mengurus KTP di kelurahan,” ujar Taufik, salah seorang rekan dari Azis Husin yang asli.

Taufik menjelaskan, kronologis pelaporan Azis Husin yang asli terhadap Azis Husin gadungan itu adalah penipuan atas perkara jual beli sebidang tanah seluas 1.060 meter persegi di Denpasar, Bali.

Azis Husin palsu berhasil mengelabui pembeli atas tanah di Bali dengan mengaku sebagai Azis Husin asli. Sehingga, Aziz Husin yang mengaku dari Kelurahan Patokan Kota Kraksaan tersebut, masih dalam proses pencarian. “Waktu perkaranya menggunakan KTP Kabupaten Probolinggo dan domisili di Kelurahan Patokan,” pungkasnya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger