Headlines News :
Home » » Cita-cita Polwan Terwujud

Cita-cita Polwan Terwujud

Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 17/07/2016

KRAKSAAN – Dunia kepolisian menjadi incaran bagi kalangan remaja yang sudah lulus SMA untuk bisa masuk bekerja di lingkungan institusi kepolisian. Namun untuk bisa lolos masuk tes harus bisa bersaing dengan puluhan ribu pelamar.

Seperti halnya yang dialami seorang wajah cantik bernama Fernanda Anggraeni Putri, kelahiran Surabaya 9 Juni 1996. Setelah lulus dari SMA Pemala Bhayangkari Surabaya, ia langsung mendaftar sebagai CPNS di lingkungan kepolisian.

Bagi Fernanda, untuk bisa lolos dari seleksi CPNS di kepolisian tidak mudah untuk dilakukan bagi siapapun yang mendaftarnya. Mereka harus bersaing ketat dengan ribuan pelamar di Surabaya waktu itu.

“Alhamdulillah mas, karena saya berkeinginan untuk menjadi Polwan yang menjadi salah satu cita-cita semenjak kecil. Akhirnya dengan semangat dan rasa percaya diri dan optimis selama mengikuti seleksi tes calon Bintara di kepolisian pada bulan Mei tahun 2014 lalu, keinginan bisa terwujud dan lolos dalam tes tersebut,” ujarnya.

Ia mengikuti pendidikan Bintara tersebut di Pusdigasun Porong. Untuk melaksanakan pendidikan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Selesai menempuh pendidikan itu, ia menyandang gelar pangkatnya di kepolisian menjadi Bripda Fernanda Anggraeni Putri. Dirinya langsung ditempatkan di Polsek Kraksaan pada bulan Mei tahun 2015 lalu. Namun sebelumnya ia harus digembleng terlebih dulu di Mapolres Probolinggo.

Dia di tempatkan di Polsek Kraksaan di bagian Intelkam yang menurutnya tantangan. Harus benar-benar mengetahui sifat-sifat dan karakter manusia, terlebih di wilayah ia harus bisa mengikuti bahasa Madura yang sering diterimanya ketika dalam melakukan tugasnya. Tapi ia terus belajar untuk bisa menyesuaikan diri berbahasa Madura.

Kesuksesan baginya tidak terlepas dari dukungan kedua orang tuanya Agung W dan Enny S, warga Kota Surabaya. “Berkat doa dari dorongan merekalah, saya bisa lolos tes di Bintara kepolisian,” jelasnya.

Sosok ayah kandung Fernanda juga profesinya sebagai Polair di lingkungan kepolisian, tepatnya di wilayah Kabupaten Sampang, Madura. Ia berharap juga akan memberikan yang terbaik bagi kedua orang tuanya untuk bisa mengejar karier yang di sandangnya.

Di sisi lain gadis cantik berparas putih ini ketika masih kelas 1 dan 2 di bangku sekolahnya pernah mengikuti pasukan pengibar bendera (Paskibra) setiap kali memperingati 17 Agustus di wilayah Kota Surabaya pada tahun 2013 yang lalu. Tak hanya itu Fernanda juga mempunyai kebiasaan di luar kantornya untuk berolahraga renang. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger