Headlines News :
Home » , » Bumina-Yumina Teknologi Budidaya Hemat Air

Bumina-Yumina Teknologi Budidaya Hemat Air

Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 13/07/2016

BANYUANYAR – Masyarakat yang ingin menggeluti budidaya ikan dan sekaligus sayur tidak perlu bingung. Pasalnya saat ini Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo sedang menerapkan budidaya dengan metode Buah Ikan (Bumina) dan Sayur Ikan (Yumina).

Kepala Diskanla Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengatakan, metode budidaya Bumina-Yumina merupakan salah satu teknologi budidaya yang hemat air dan lahan. Pembudidaya bisa menerapkan dua budidaya sekaligus, budidaya ikan sekaligus bercocok tanam.

“Kita menggunakan komoditas lele yang dibudidayakan masyarakat. Karena limbah air budidaya lele ini cenderung kotor. Dengan metode Bumina-Yumina ini, limbah air budidaya lele ini digunakan untuk menyiram tanaman sayur. Sehingga bisa hemat air dan lahan,” katanya.

Menurut Dedy, penerapan metode ini dilakukan dengan mengalirkan air limbah budidaya lele ini untuk budidaya sayur yang ditaruh di pot dari timba-timba kecil. Dalam timba itu air limbah ini difilter yang kemudian mengalir lagi ke tanaman sayur di bawahnya. Setelah melewati dua kali filter, air ini jatuh lagi ke kolam.

“Dengan metode ini, kolam lele tidak perlu sering-sering diganti air. Tetapi untuk sementara metode ini baru diterapkan Balai Benih Ikan (BBI) di Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar,” jelasnya.

Sistem Bumina-Yumina ini sangatlah mudah. Di mana di dalam pot dari timba kecil ini diberi keranjang plastik dalam posisi terbalik. Di atasnya diberi batu koral dan arang. Kemudian paling atas diberi pakis. Lalu di tengah-tengah tempat tanaman sayur di tanam diberi kompos. “Dengan metode ini air limbah tidak terbuang,” terangnya.

Dedy menerangkan, metode Bumina-Yumina ini bertujuan untuk pemanfaatan air limbah budidaya lele sehingga tidak perlu mengganti air terlalu sering. Ini sangat cocok diterapkan di daerah yang kekurangan air. Dari sini sudah terpenuhi kebutuhan keluarga dari ikan dan sayur.

“Selain produksi, metode Bumina-Yumina ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga dari sayuran dan ikan. Dengan metode ini pembudidaya mendapat keuntungan ganda, karena bisa panen ikan dan juga panen buah dan sayur,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger