Headlines News :
Home » , » Siklus Enam Tahunan, Luapan Air Laut Lebih Tinggi

Siklus Enam Tahunan, Luapan Air Laut Lebih Tinggi

Penulis : Dimaz Bromo FM
Senin, 6/06/2016

KRAKSAAN - Banjir rob yang merendam ratusan rumah warga di Desa Kalibuntu dan Sidopekso Kecamatan Kraksaan serta Desa Randutatah Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo sejak tiga hari terakhir bukan rob biasa.

Badan Metereologi, Klimatoligi dan Geofisika (BMKG) menyebut rob kali ini merupakan siklus enam tahunan dan lebih tinggi. Rob diperkirakan terus berlangsung sampai Selasa (7/6/2016).

“"Perkiraan berlangsung sampai tiga hari, terhitung mulai kemarin. Ini termasuk yang tertinggi,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Surabaya, Bambang Setiajid, Senin (6/6/2016) siang.

Menurut Bambang, selisih antara surut terendah dan pasang tertinggi pada siklus enam tahunan ini berkisar antara 3,6 sampai 3,7 meter, tergantung kondisi daerah. “Permukaan air laut lebih tinggi 10 centimeter dari kondisi normal,” terangnya.

Secara terpisah Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi menyatakan, hutan mangrove di Desa Kalibuntu, Sidopekso dan Randutatah tidak kuat menahan siklus enam tahunan ini.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengimbau masyarakat mengantisipasi siklus ini. “Tentunya agar tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger