Headlines News :
Home » » Pemberian ASI Eksklusif Capai 56,40%

Pemberian ASI Eksklusif Capai 56,40%

Penulis Wawan Bromo FM
Rabu, 15/06/2016 


KRAKSAAN – Kesadaran masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif bagi bayi hingga umur 6 bulan mulai membaik. Tahun 2015 lalu, sekitar 56,40% ibu yang memberikan ASI Eksklusif berturut-turut hingga bayi berusia enam bulan. Hal ini dikarenakan ASI Eksklusif membuat sistem kekebalan bayi lebih kuat sehingga tidak mudah sakit.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari SE mengungkapkan, ASI Eksklusif adalah hak dasar dan hak bayi. Memberikan ASI Eksklusif adalah kewajiban bagi seorang ibu sebagai upaya memberikan perlindungan pada anaknya.

“Saya meminta kepada kaum ibu untuk hanya memberikan ASI Eksklusif agar anak kita menjadi anak yang sehat dan cerdas. Mari dukung ASI Eksklusif dengan mendorong ibu hanya memberikan ASI Eksklusif,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupatan Probolinggo, dr Shodiq Tjahjono mengungkapkan, ASI Eksklusif mulai diberikan ketika bayi baru lahir hingga enam bulan kemudian tanpa tambahan apapun.

“Kebanyakan ibu-ibu sudah menambah makanan tambahan atau susu kaleng sebelum bayi berusia enam bulan. Padahal ASI saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi selama proses tumbuh kembangnya. Pemberian nutrisi selain ASI di usia 0-6 bulan dikhawatirkan justru tidak sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Menurut Shodiq, ada beberapa kendala yang menyebabkan capaian pemberian ASI Eksklusif masih belum maksimal. Di antaranya peran keluarga, khususnya suami dalam mendukung keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sampai berhasil menyusu eksklusif.

“Di samping juga begitu kuatnya promosi keberadaan dari susu formula serta jumlah konselor ASI dan motivator Kelompok Pendukung Air Susu Ibu (KP-ASI) yang masih kurang,” katanya.

Shodiq menambahkan, ibu hamil (bumil) minimal 4 kali harus melakukan pemeriksaan ke pusat pelayanan kesehatan. Saat itu, seorang suami hendaknya ikut mendampingi.

“Kalau ikut masuk mendampingi ibu hamil saat melakukan pemeriksaan kehamilan, maka suami akan paham apa yang harus dipersiapkan untuk proses persalinan sekaligus bisa mendukung pemberikan ASI Eksklusif begitu bayinya lahir,” jelasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger