Headlines News :
Home » » LPPNU Kota Kraksaan Ngaji Bawang

LPPNU Kota Kraksaan Ngaji Bawang

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 30/06/2016


KRAKSAAN – Pengurus Cabang Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Kraksaan bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BKP4) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan bertajuk “Ngaji Bawang” di halaman Masjid bin Aminuddin Pondok Pesantren Hati Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Rabu (29/6/2016) sore.

Ngaji bawang yang diikuti oleh 750 orang anggota LPPNU se-Kota Kraksaan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Munir Kholili, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H. Ahmad Suja’i Syafi’i beserta segenap jajaran pengurus.

Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si menyampaikan bahwa jika ingin tanamannya bagus, maka sawahnya harus sering-sering didatangi. Seorang petani lahir dan batin harus tahu pertaniannya.

“Kegiatan bertajuk Ngaji Bawang ini dilakukan dalam rangka mengangkat marwah, harkat serta derajat agar petani benar-benar menjadi raja di daerahnya. Sebab mayoritas petani tidak tahu perkembangan harga, sehingga banyak tertipu oleh pedagang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut A’wan PWNU Jawa Timur ini menceritakan pengalamannya sewaktu berkunjung ke Thailand. Menurutnya, petani di negeri gajah tersebut benar-benar menjadi raja.

“Saat menjual hasil panennya, petani ke pasar hanya membawa contoh hasil taninya. Artinya, petani yang mengatur pedagang. Nantinya dengan hanya melihat contoh, pedagang mulai menawar. Dari situlah, petani bisa memilih penawaran yang paling tinggi,” jelasnya.

Menurut Hasan, selama wilayah timur Kabupaten Probolinggo selalu ditanami tembakau. Padahal bawang merah sudah harus mulai dikembangkan karena prospeknya besar dan tidak akan mudah jatuh. “Bawang merah kita sudah banyak diakui kualitasnya oleh beberapa hotel Bintang 5. Bahkan banyak hotel yang kekurangan stok,” tegasnya.

Hasan menegaskan bahwa anggaran yang ada di desa sudah sangat banyak dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD). Pada tahun 2017 mendatang, Pemkab Probolinggo melalui kebijakannya akan mewajibkan setiap desa untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu cara memberdayakan dan melindungi para petani dari gejolak harga dan kesulitan pupuk.

“Jika ada BUMDes, maka uangnya bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan BUMDes ini bagaimana uang dari ADD maupun DD ini bisa berputar untuk pembiayaan modal pertanian. Sehingga ke depan akan hadir lumbung-lumbung pangan sebagai upaya penguatan petani,” pungkasnya.

Sementara Ketua PC LPPNU Kota Kraksaan Yahyadi mengatakan berkah keistiqomahan PC LPPNU Kota Kraksaan baik ranting maupun anak ranting yang berkolaborasi dengan gabungan kelompok tani (gapoktan) tentang pelaksanaan inovasi teknologi pembaharuan sistem pola tanam pada komoditas bawang merah jelas merubah pola pikir para Nahdliyin yang berprofesi sebagai petani.

“Dampak dari inovasi ini dirasakan oleh ranting dan anak ranting LPPNU. Salah satunya terjadi perubahan sistem pola tanam yang semula padi-tembakau menjadi padi-tembakau-bawang merah. Bahkan bisa padi-bawang merah-tembakau-bawang merah dalam kurun waktu 1 tahun,” katanya.

Menurut Yahyadi, secara analisa usaha tani bahwa hasil yang didapat dari bibit 750 kg dengan biaya total Rp 55.722.000, hasil produksi 5.232 kg dengan harga Rp 20.000/kg dan klotoran 102 kg dengan harga Rp 14.000/kg, hasilnya Rp 106.068.000. Maka hasil bersihnya Rp 50.346.000 dengan luasan 0,8 Ha.

“Saya akan selalu turba untuk mengawal dan mendampingi ranting dan anak ranting LPPNU Kota Kraksaan yang melaksanakan program kerjanya sesuai dengan potensi wilayah masing-masing,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger