Headlines News :
Home » » Kuras Harta, Coba Perkosa Korbannya

Kuras Harta, Coba Perkosa Korbannya

Penulis : Dimas Bromo FM
Rabu, 01/06/2016


WONOMERTO - Komplotan maling pembobol rumah semakin merajalela, bahkan disertai pemerkosaan terhadap penghuni rumah. Seperti yang terjadi di Dusun Krajan Desa Pohsangit Lor Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, dua pekan lalu.

Kapolres Probolinggo AKBP Hando Wibowo melalui Kasatreksrim AKP Trisno Nugroho mengatakan, salah satu pelaku kemudian ditangkap, Selasa (31/5/2016). “Berdasarkan informasi yang telah kami peroleh, satu di antara empat pelaku dapat ditangkap," katanya.

Namun saat petugas hendak mengamankannya, pelaku Ngatiwi (27) warga Dusun Gunungsari Desa Resongo Kecamatan Kuripan berusaha kabur dari rumahnya. Satu timah panas pun dimuntahkan dari salah satu pistol petugas. Tepat mengenai betis kiri pemuda yang berprofesi petani itu. Sementara itu, tiga pelaku lain masih diburu petugas.

Sebelumnya, pada 18 Mei lalu, Ngatiwi berniat menggarong rumah Las (27), warga Dusun Krajan Desa Pohsangit Lor Kecamatan Wonomerto. Bersama tiga orang rekan satu desanya. Saat beraksi, kondisi rumah korban sepi, suaminya sedang bepergian. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan oleh pelaku.

Ngatiwi masuk melalui jendela depan dengan menggunakan linggis kecil, bata merah dan peralatan lainnya. “Teman saya ada yang masuk juga, satu mengancan dia (Las) yang tidur di ruang tamu, satu lagi mengeluarkan motor dan mengambil perhiasan,” papar Ngatiwi.

Usai menjarah barang berharga, rekan pelaku yang masih mengancam korban membawa Las ke sawah. Niatnya hendak diperkosa. Tetapi, malah bertengkar dengan rekannya yang lain. Sehingga korban lari dan terlepas dari ancaman pelaku.

Dikatakan Kasatreskrim, saat berselisih itu cadar pelaku tersingkap. Wajahnya pun terlihat sekilas oleh Las.

Sementara itu, sejumlah barang berharga sukses dibawa lari tiga pelaku lainnya. Meliputi, motor sport putih nopol B 3989 FIV, sebuah kalung emas, dua buah cincin emas dan uang tunai Rp 21.500.000.

Barang pelaku yang tertinggal di TKP pun turut diamankan. Antara lain, satu unit motor sport merah nopol N 6280 QJ, satu motor bebek bodong tanpa plat, linggis kecil, topi, sandal jepit, dompet tempat perhisan, slot grendel dan dua potong bata merah.

“Atas perbuatan ini, Ngatiwi dijerat pasal 365 KUHP, dengan ancaman 12 tahun penjara," pungkas Trisno. (maz/ast)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger