Headlines News :
Home » , » Kesehatan CJH Diperiksa Menyeluruh

Kesehatan CJH Diperiksa Menyeluruh

Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 5/06/2016

KRAKSAAN – Dalam rangka memberikan perlindungan terhadap Calon Jamaah Haji (CJH) agar dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat Islam, pemerintah memberikan pembinaan dan pelayanan kesehatan CJH sejak dini. Pembinaan dan pelayanan kesehatan CJH ini diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jamaah Haji.

“Pembinaan dan pelayanan kesehatan jamaah haji ini ada aturan baru yang tertuang dalam Permenkes RI. Intinya, kalau dari hasil pemeriksaan semua fisik tidak dimungkinkan maka jamaah haji tidak diberangkatkan,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Ari Suciati.

Menurut Ari Suciati, sesuai aturan baru tersebut seharusnya pembinaan dan pelayanan kesehatan CJH paling tidak dilakukan satu tahun sebelum pemberangkatan. Namun saat ini, pembinaan dan pelayanan kesehatan baru dilakukan 6 bulan sebelum pemberangkatan.

“Saat ini kami sedang melakukan koordinasi dengan Kemenag (Kementerian Agama) untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.

Ari menambahkan, hal terpenting dalam menjalankan ibadah haji adalah kesehatan fisik dan mental. Di mana fisik yang prima sangat dibutuhkan dalam menjalankan ibadah haji. Terlebih suhu dan kelembaban cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Indonesia.

“Perbedaan yang demikian besar inilah yang membuat para jamaah mudah mengalami gangguan kesehatan. Bagi yang sehat akan mudah tumbang, apalagi yang kondisi fisiknya lemah,” tegasnya.

Oleh karena itu Ari mengharapkan, CJH dapat memberikan keterangan dengan jujur kondisi kesehatannya saat diperiksa tim medis. Sebab tim medis harus memeriksa lengkap sesuai standar dari ujung rambut sampai ujung kaki. Apabila ditemukan suatu gangguan, CJH tersebut butuh pengobatan yang intensif  dan berkesinambungan.

“Jadi pendekatannya, bukan melarang seseorang untuk beribadah haji. Melainkan fokus utamanya, membina kesehatan CJH. Yakni, untuk diperiksa kesehatannya dengan lengkap dan diberi terapi yang tepat dan akurat berdasarkan kaedah medis dan keperawatan,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger