Headlines News :
Home » » Gedung GKT Maranatha Paiton Diresmikan

Gedung GKT Maranatha Paiton Diresmikan

Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 01/06/2016


PAITON – Gedung Gereja Kristus Tuhan (GKT) Maranatha Paiton diresmikan penggunaannya oleh anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Rabu (1/6/2016). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Sinode GKT Pdt Dr. Kornelius A Setiawan D.Th dan pengguntingan pita oleh Hasan Aminuddin.

Usai diresmikan, Ketua Sinode GKT dan Hasan Aminuddin melihat-lihat ruang tempat ibadah GKT Maranatha. Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Tanto Walono, Kepala Bakesbangpollinmas Agus Mukson, Kabag Kominfo Yulius Christian dan Forkopimka Paiton.

Ketua panitia Budi Sutrisno menyampaikan bahwa awalnya tidak pernah bermimpi akan bisa membangun sekaligus merenovasi gedung GKT Maranatha Paiton tersebut. Namun berkat dukungan dari donator dan semua pihak, pembangunan gedung gereja ini dapat dilakukan dengan baik. “Kami sampaikan terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang telah membantu proses renovasi dan pembangunan gedung gereja ini,” katanya.

Sementara Hasan Aminuddin mengungkapkan ikhwal akan direnovasinya gedung GKT tersebut. Menurutnya, saat itu ada pendeta yang datang menemuinya dan meminta ijin untuk melakukan renovasi gereja.

“Saya jawab kalau memang mau direnovasi silahkan. Kalau tidak direnovasi dan kondisinya sudah tidak layak lalu ambruk malah akan banyak yang mati,” katanya disambut tepuk tangan undangan.

Menurut Hasan, keberagaman di Republik Indonesia ini tidak menafikkan. Karena Indonesia sebagaimana potret hari ini dan tidak boleh ada satu golongan yang memaksakan kehendaknya. Harus ada toleransi antar sesama umat beragama.

“Yang sudah beda jangan dipaksakan untuk sama. Begitu juga sebaliknya, yang sudah sama jangan dicari untuk berbeda. Termasuk yang menyangkut keyakinan. Tidak ada yang bisa memaksakan keyakinannya kepada orang lain,” tegasnya.

Hasan menambahkan bahwa peresmian gedung gereja ini merupakan bagian simbol dari tempat ibadah. Bagaimana setelah selesai dari gereja itu mampu introspeksi diri dan mengamalkan ajaran agamanya.

“Marilah para tokoh agama untuk bersama-sama bagaimana NKRI ini utuh. Selama ini Kabupaten Probolinggo sudah kondusif, tidak ada dominasi dari golongan apapun. Inilah yang harus kita wariskan kepada generasi muda kita di masa mendatang,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger