Headlines News :
Home » , » Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2015

Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2015

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 2/06/2016


PAJARAKAN - Laporan Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2015 mulai dibahas oleh eksekutif dan legislatif.

Pembahasan tersebut diawali dengan penyampaian Nota Penjelasan Bupati Tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2015 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo, Kamis (2/6/2016).

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Musayyib Nahrawi ini dihadiri Wakil Ketua DPRD M. Yasin serta segenap anggota DPRD. Dari pihak eksekutif hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi, Kasdim 0820 Mayor Inf. Winarso dan seluruh Kepala SKPD serta Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Pada Nota Penjelasan Bupati yang dibacakan Sekda Nawi menyampaikan bahwa pendapatan daerah dalam APBD Kabupaten Probolinggo tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp 1.821.638.580.208,45. Sedangkan realisasinya sebesar Rp 1.842.200.787.638,15. Realisasi pendapatan daerah tersebut melampaui target awal sebesar Rp 20.562.207.429,70 atau 1,13%.

Pendapatan daerah ini meliputi pendapatan asli daerah sebesar Rp 207.370.345.161,15, pendapatan transfer sebesar Rp 1.568.765.360.477,00 dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 66.065.082.000,00.

Sedangkan belanja daerah tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp 2.111.667.219.683,78. Sedangkan realisasinya sebesar Rp 1.879.876.712.131,81 atau 89,02% dari anggaran belanja daerah yang telah ditetapkan.

Belanja daerah ini meliputi belanja operasi sebesar Rp 1.530.889.610.727,81, belanja modal sebesar Rp 343.189.339.904,00, belanja tak terduga realisasinya sebesar Rp 809.456.500,00 dan belanja transfer realisasinya sebesar Rp 4.988.305.000,00.

Adapun dari keseluruhan realisasi belanja daerah terhadap pendapatan daerah tahun anggaran 2015 terdapat defisit sebesar Rp 37.675.924.493,66.

Dalam nota penjelasan tersebut juga disebutkan pembiayaan daerah yang meliputi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 299.916.727.808,59 dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 4.034.607.550,00.

Adapun untuk surplus pembiayaan daerah yang tertuang dalam APBD tahun 2015 ditargetkan sebesar Rp 295.493.758.548,33. Sedangkan realisasinya sebesar Rp 295.882.120.258,59.

Selain itu, neraca daerah Kabupaten Probolinggo per 31 Desember 2015 menunjukkan jumlah aset sebesar Rp 2.199.668.062.365,53 serta jumlah kewajiban dan ekuitas dana sebesar Rp 2.199.668.062.365,53.

Sebagai konsekuensi laporan keuangan daerah yang berbasis akrual, maka laporan keuangan daerah terdiri dari 7 (tujuh) laporan keuangan meliputi laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan arus kas, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger