Headlines News :
Home » » Satreskrim Polres Probolinggo Beberkan Hasil Ungkap Kasus

Satreskrim Polres Probolinggo Beberkan Hasil Ungkap Kasus

Penulis : Dimaz Bromo FM
Selasa, 10/05/2016


PAJARAKAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo, Selasa (10/5/2016) membeberkan beberapa kasus menonjol yang terjadi selama hampir sebulan terakhir. Kegiatan ini terselenggara berkat keberhasilan anggota dalam memerangi segala bentuk penyakit masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Selama hampir sebulan itu, anggota Satreskrim telah mengamankan beberapa kasus, diantaranya kasus pencabulan, senjata tajam, pencurian dan perjudian. Kasus persetubuhan anak di bawah umur menjadi menu utama. Dimana IW (16), sebelumnya diamankan petugas Senin (9/5/2016) diduga mencabuli seorang gadis yang masih di bawah umur.

Tersangka yang masih dalam proses penyidikan itu, akan dikenakan pasal 76 d Jo 81 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Untuk kasus senjata tajam, petugas mengamankan dua orang pelaku. Keduanya dikenakan pasal Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Sedangkan dua kasus lainnya, petugas membeberkan penangkapan pelaku pencurian dan perjudian. Salah satu pelaku pencurian itu adalah tersangka Joko (39), karena mencuri sebuah dompet salah satu korbannya, kemudian menguras habis uang korban yang ada di ATM. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap pelaku Sabu (30/4/2016) lalu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ia dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Tak hanya itu, petugas juga berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian hewan termasuk penadahnya.

Kasus terakhir yang masih menjadi salah satu penyakit masyarakat yang perlu diberantas, yakni perjudian. Dari 3 kasus perjudian itu, semuanya adalah perjudian jenis toto gelap (togel). Ketiga pelaku yang sudah digelandang ke Mapolres itu dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Dalam kesempatan itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Mobri C. Panjaitan mengatakan, pihaknya akan terus memburu pelaku-pelaku tindak kriminalitas maupun segala bentuk penyakit masyarakat.

“Kami akan terus berupaya memberantas tindak kejahatan di Kabupaten Probolinggo baik itu tindak pidana ataupun penyakit masyarakat. Hal ini tak lain agar menjadikan wilayah Kabupaten Probolinggo lebih aman dan kondusif,” katanya. (maz/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger