Headlines News :
Home » » Petani Tembakau Dilatih Buat Pupuk Organik

Petani Tembakau Dilatih Buat Pupuk Organik

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 26/05/2016
GADING – Sebagai upaya mengurangi ketergantungan pemakaian pupuk kimia, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo melatih petani tembakau untuk membuat pupuk organik dengan memanfaatkan limbah kotoran ternak dan limbah tahu, Rabu (25/5/2016).

Kegiatan yang digelar di Pondok Wisata Kampoeng Kita Desa Condong Kecamatan Gading ini diikuti oleh 80 peserta terdiri dari kelompok tani di Kecamatan Krucil dan Tiris serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Kasubbid Pelestarian Lingkungan Hidup dan Konservasi Sumber Daya Alam BLH Kabupaten Probolinggo Sugeng Hariyono mengungkapkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kelompok tani dalam pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik yang ramah lingkungan.

“Selain itu, mengurangi ketergantungan petani dalam pemakaian pupuk kimia serta mengurangi dan mengendalikan pencemaran lingkungan akibat limbah kotoran ternak dan limbah tahu,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Pelestarian dan Pengendalian Lingkungan BLH Kabupaten Probolinggo Hendri Priyanto mengungkapkan, budidaya tembakau akhir-akhir ini cenderung mengabaikan teknik budidaya yang baik. Seperti pemakaian pestisida dan pupuk kimia secara berlebihan.

“Hal tersebut tentunya akan berdampak kepada penurunan kualitas tembakau, tingginya residu pestisida dan yang tidak kalah penting adalah gangguan ekosistem dan pencemaran lingkungan,” ungkapnya.

Menurut Hendri, dalam pelatihan ini para petani tembakau diberi pengetahuan cara memanfaatkan limbah ternak dan limbah cair perusahaan tahu agar dapat diolah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan.

“Pemakaian pupuk organik padat dan cair ini dapat diaplikasikan tidak hanya pada tanaman tembakau saja, melainkan pada hampir semua jenis tanaman, karena fungsinya juga dapat memperbaiki struktur tanah. Tentunya penggunaan pupuk organik ini lebih aman dibandingkan pupuk kimia,” pungkasnya.

Peserta pelatihan mendapatkan materi dari sejumlah narasumber. Yakni, dari Koordinator BPP Kecamatan Tiris, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya, UPPT Perkebunan Probolinggo serta Ketua dan Tim Kelompok Tani Sukotani Desa Jabungcandi Kecamatan Paiton. (wan/ast)


Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger