Headlines News :
Home » » Pendidikan Karakter Harus Jadi Pegangan Sampai Akhir Hayat

Pendidikan Karakter Harus Jadi Pegangan Sampai Akhir Hayat

Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 09/05/2016 


KRAKSAAN - Dasar-dasar ilmu yang didapat dari sekolah maupun orang tua wajib dibawa dan diimplementasikan saat bekerja maupun mengabdikan diri kepada masyarakat. Pendidikan karakter harus menjadi pegangan sampai akhir hayat dan ditularkan kepada anak saat nanti waktunya menjadi orang tua.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE saat menghadiri pisah kenang 315 siswa kelas XII SMKN 2 Kraksaan tahun ajaran 2015/2016 serta launching PJB Class di Gedung Islamic Centre (GIC) Kota Kraksaan, Senin (9/5/2016).

“Di tangan-tangan kalianlah wajah dan potret Kabupaten Probolinggo mendatang ditentukan. Apakah menjadi generasi emas dan berprestasi akan terlihat 5 tahun yang akan datang. Jika terbawa degradasi moral, pasti masa depannya akan suram,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, hari ini tantangan zaman sudah luar biasa sehingga generasi muda wajib berhati-hati. Apakah terkait narkoba, minuman beralkohol serta maraknya situs dan konten berbau pornografi.

“Inilah tantangan sesungguhnya para generasi muda. Tetapi saya yakin dan percaya dengan kemampuan dan kepintaran yang dimiliki, tentu akan bisa menjauhi hal negatif tersebut. Manakala mencoba-coba narkoba, minuman beralkohol dan pornografi, maka masa depan kalian akan hancur,” jelasnya.

Namun upaya tersebut jelas Bupati Tantri harus dibarengi dengan deklarasi say no to drug, alkohol dan pornografi. Harus mampu dibentengi oran tua, sebab tugas ini adalah tanggung jawab bersama.

“Marilah bersama-sama, baik pemerintah dan jajaran yang lain bergandengan dan saling mengingatkan dan mensupport untuk membentuk generasi emas yang kita banggakan,” tegasnya.

Sementara Manager PJB Akademy Syaiful Anwar menyampaikan bahwa PJB Class dilakukan dengan tujuan untuk mencetak lulusan yang benar-benar berkualitas dan tahu tentang pembangkit. Dimana PJB Class ini berisi tentang instrumen pembangkitan.

“Disini kita memberikan kurikulum, silabus dan guru magang. Semoga ilmunya bisa di share kepada anak didiknya dengan mengutaman keselamatan kerja. Kalau ada PJB Class nantinya ada keuntungan jika kerja dipembangkitan,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala SMKN 2 Kraksaan Saeri mengatakan bahwa tahun ini dari 315 siswa yang lulus, 102 diantaranya atau sekitar 32% melanjutkan ke perguruan tinggi. “Ini suatu lompatan yang luar biasa bahwa SMK Bisa Kerja dan SMK Bisa Melanjutkan,” katanya.

Selain Bupati Tantri, pelepasan siswa kelas XII SMKN 2 Kraksaan ini juga dihadiri anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, jajaran PT PJB Paiton serta wali murid SMKN 2 Kraksaan. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger