Headlines News :
Home » » Merasa Prihatin Ibu Bunuh Anak

Merasa Prihatin Ibu Bunuh Anak

Penulis : Dimaz Bromo FM
jum'at, 27/05/2016


KRAKSAAN - Kekerasan seksual terhadap anak-anak di Kabupaten Probolinggo semakin mengkhawatirkan. Ditambah lagi, peristiwa pembunuhan bayi baru lahir di Kecamatan Kuripan beberapa pekan lalu.

Hal ini mengundang reaksi keprihatinan dr Muhammad Reza SpA dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan. “Tidak semua pelaku bodoh. Jika mereka memang mengalami gangguan jiwa, maka akan dibebaskan dari hukuman. Screening ini harus diterapkan. Jangan sampai lolos gara-gara pura-pura gila,” katanya, Kamis (26/5/2016) siang.

Khusus untuk ibu yang disangka membunuh bayi di Kuripan, dr Reza mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi perkembangan kasus ini. Karena, dari sisi korban, sudah meninggal. Sedangkan pelaku, bukan anak-anak pula. Tetapi orang dewasa.

Dokter spesialis anak itu menambahkan, kalau memang ia mengalami kondisi cacat fisik lahir, tidak serta-merta berpengaruh pada psikis atau emosionalnya. Kecuali, pernah ada riwayat kejang otak atau semacamnya. Sehingga berpotensi kepada kondisi psikologisnya. “Pada kasus ini, tidak ada tanda itu. Jadi murni tindakan kriminal,” sebutnya.

Selain itu banyak dijumpai, kematian bayi karena traumatik. Traumatik yang dimaksud, antara lain tidak mampu menafkahi, malu karena hasil hubungan gelap, diketahui hasil ultrasonography (USG) kalau cacat. Sehingga sang ibu merasa malu dan ingin janinnya digugurkan.

Dokter Reza mengaku, akan membela dari sisi korban. Karena semua kekerasan pada anak tidak dapat ditoleransi. Tidak peduli pelaku itu gangguan jiwa, entah traumatik, entah ada faktor aib.

“Kalau peraturan itu tidak diterapkan, maka orang gila dipaksa sadar pun bisa. Untuk selanjutnya melakukan tindak pidana,” ujarnya. (maz/ast)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger