Headlines News :
Home » » Masjid dan Musholla Simbol Amar Makruf Nahi Mungkar

Masjid dan Musholla Simbol Amar Makruf Nahi Mungkar

Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 28/05/2016


KRAKSAAN – Masjid dan musholla adalah simbol amar makruf nahi mungkar. Sebab masjid dan musholla menjadi tempat berbicaranya umat manusia dengan Allah SWT. Takmir masjid dan musholla harus berupaya bagaimana manusia bisa berbicara dengan sang kholik itu tidak terburu-buru.

Hal tersebut ditegaskan Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si saat membuka pembinaan  imam masjid dan musholla yang digelar MWCNU Kecamatan Kraksaan di aula Pendopo Kecamatan Kraksaan, Jum’at (27/5) malam.

“Takmir masjid dan musholla adalah tugas yang sangat mulia. Oleh karena itu, harus amanah dan selalu menjaga kebersihan masjid dan musholla. Bagaimana orang mau bersujud jika tidak pernah dibersihkan,” katanya.

Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si ini menegaskan bahwa takmir masjid dan musholla harus merubah manajemen sesuai dengan perubahan zaman saat ini. Sepanjang jalur Paiton-Tongas, takmir masjidnya sungguh luar biasa. Sebab banyak musafir yang singgah untuk sekedar menunaikan ibadah. “Semua ini dikarenakan masjid dan airnya bersih. Serta takmirnya amanah,” tegasnya.

Terkait musholla Hasan menegaskan bahwa pembelajaran Al Qur’an saat ini harus menggunakan metode NU. Karena banyak musholla di perkotaan yang menjadi pilihan masyarakat. Metodenya dirubah dan diseragamkan. “Cobalah manajemen musholla dirubah agar bagaimana anak-anak kita sore hari tidak bermain dan tidak berada di rumah di depan TV, tapi di musholla,” jelasnya.

Hasan menambahkan Ramadhan tinggal menghitung hari. Tetapi kebanyakan saat sholat Taraweh orang sering balapan ingin cepat selesai. Setelah diamati, ternyata hal itu dikarenakan adanya speaker. Sehingga saat sholat Taraweh, speaker diminta untuk dimatikan dulu dan baru dihidupkan lagi saat mau tadarus.

“Para imam masjid dan musholla, berikan proses pembelajaran kepada anak muda bagaimana sholat itu dilakukan dengan khusyuk. Marilah berikan contoh yang baik bagi anak muda,” pungkasnya.

Pembinaan imam masjid dan musholla ini dihadiri oleh Wakapolres Probolinggo Kompol Sujiono didampingi Kapolsek Kraksaan Kompol Faruk Mustofa Kamil, Asisten Tata Praja Pemkab Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, Kepala BKD Abdul Halim, Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Munir Kholili, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah A. Suja’i dan sejumlah pengurus MWCNU Kecamatan Kraksaan. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger