Headlines News :
Home » » Dispendik dan Polres Kompak Larang Konvoi

Dispendik dan Polres Kompak Larang Konvoi

Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 06/05/2016


KRAKSAAN - Kelulusan Ujian Nasional (Unas) 2016 tingkat SMA sederajat akan diumumkan serentak Sabtu (7/5/2016). Termasuk di wilayah Kabupaten Probolinggo. Satlantas Polres Probolinggo dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo kompak melarang keras perayaan kelulusan dengan acara konvoi bersama.

Larangan itu-pun disampaikan ke setiap sekolah, hingga menempatkan petugas Satlantas di tiap simpangan jalan pantura (protokol) yang ada di sepanjang Kota Kraksaan.

Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan melalui Kasat Lantas AKP Bambang menegaskan, perayaan kelulusan oleh para siswa dilarang dengan menggelar konvoi. Terutama konvoi hingga ke jalan raya protokol. Sebab, itu sangat membahayakan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Kalau konvoinya tertib, kami tidak akan melarang atau menindak. Masalahnya, konvoi itu biasanya identik dengan knalpot protolan, tidak pakai helm dan ugal-ugalan,” kata Kasat Lantas Polres Probolinggo.

Bambang menjelaskan, antisipasi dan pencegahan terjadinya konvoi oleh siswa yang merayakan kelulusan telah dilakukan. Dimulai himbauan ke sekolah-sekolah, sampai melayangkan surat pada Dispendik, untuk memperhatikan cara pengumuman serta perayaan kelulusan siswa SMA nantinya. Dengan harapan, ikut serta dalam pencegahan dan antisipasi konvoi.

“Kami akan berusaha untuk bertindak preventif. Tetapi, di saat mereka konvoi berada di jalan raya dan ugal-ugalan akan langsung menindak dengan surat tilang. Sebab, nanti tiap persimpangan akan ada petugas yang menjaga, supaya mereka tidak sampai konvoi di jalan raya,” tegasnya.

Sementara Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengatakan, himbauan larangan konvoi dan pesta minuman keras (miras) atau lainnya telah diserukan pada semua lembaga SMA/SMK. Termasuk, himbauan teknis pengumuman kelulusan yang perlu dilakukan di sekolah.

“Supaya mencegah terjadinya euforia yang berlebihan, pengumuman kelulusan disampaikan langsung ke rumah siswa masing-masing lewat surat atau mengumpulkan wali murid untuk menerima pengumuman kelulusan tersebut,” katanya.

Menurut Tutug, Dispendik juga melarang para siswa sampai euforia merayakan kelulusan dengan konvoi. “Termasuk melarang keras perayaan dengan minuman keras atau tindakan yang tidak baik lainnya,” tegasnya. (maz/ast)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger