Headlines News :
Home » » Pemkab Sosialisasikan Pemanfaatan Gudang SRG

Pemkab Sosialisasikan Pemanfaatan Gudang SRG

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 14/04/2016

 
PAJARAKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Rabu (13/4/2016) memberikan sosialisasi pemanfaatan gudang Sistem Resi Gudang (SRG) di KPRI Sejahtera Kecamatan Pajarakan.

Sosialisasi ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari petani, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan) dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kraksaan, Pajarakan dan Krejengan. Hadir sebagai narasumber PT BGR Cabang Surabaya, Dinas Pertanian, Disperindag dan Perbankan.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko melalui Kepala Bidang Perdagangan RR. Deny Kartika Sari mengatakan sosialisasi pemanfaatan gudang SRG ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang manfaat dari keberadaan SRG.

“Biasanya harga gabah cenderung turun pada waktu musim panen. Solusinya agar petani tidak merugi dengan menyimpan gabahnya di gudang dengan harapan saat harga mulai stabil gabah bisa dijual,” ungkapnya.

Menurut Deny, di SRG ini petani dapat menyimpan gabah di gudang. Setelah itu diterbitkan surat berharga resi gudang. Di dalam resi gudang itu disebutkan jenis gabah, jumlah dan mutunya. Semua itu dilakukan setelah melalui pengujian mutu dari Bulog.

“Keuntungan dari sistem resi gudang, komoditas disimpan di gudang yang telah memenuhi SNI, resiko kerusakan komoditas akibat kebocoran dan hama menjadi tanggung jawab pengelola gudang,” jelasnya.

Keuntungan lain melalui sistem resi gudang dapat jelas Deny diterbitkan surat kepemilikan penyimpanan gabah di gudang yang bisa digunakan sebagai agunan bank dengan nilai 70% dari taksiran harga gabahnya. “SRG ini merupakan solusi untuk menunda penjualan gabah. Jika harga gabah sudah bagus, petani bisa menjualnya,” terangnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan petani dapat menyimpan hasil taninya di SRG. Sebab SRG ini sangat bermanfaat bagi petani, kelompok tani maupun gapoktan sehingga pada saat panen raya bisa terhindar dari tengkulak atau ijon. “Semoga dengan kegiatan ini petani,l kelompok tani dan gapoktan mengetahui manfaat gudang dan bisa menyimpan hasil taninya di gudang SRG,” pungkasnya. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger