Headlines News :
Home » » Dispendik Gelar Lomba Tari Glipang Tingkat Pelajar SD

Dispendik Gelar Lomba Tari Glipang Tingkat Pelajar SD

Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 20/04/2016


KRAKSAAN - Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-270, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar lomba Tari Glipang Tingkat Pelajar SD se-Kabupaten Probolinggo, Rabu dan Kamis (20-21/4/2016).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Kraksaan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Asy’ari. Lomba ini diikuti oleh 47 tim kesenian wakil SD penerima bantuan pakaian Tari Glipang tahun 2015. Masing-masing tim terdiri 10 sampai 15 orang peserta didik.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Rifa’i, Ketua PCNU Kota Kraksaan H. Nasrullah A. Suja’i, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo, Suparmo sebagai pewaris Tari Glipang serta para Kepala Cabang Dispendik Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah, Olah Raga dan Kesenian Dispendik Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Harjakabpro ke-270 sekaligus menyongsong peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan rasa kecintaan akan seni dan budaya, keserasian, keindahan dan dapat membentuk kepribadian yang baik sebagai bagian penting dari perwujudan pendidikan karakter bangsa,” harapnya.

Sementara Asy’ari mengatakan saat ini Tari Glipang sudah diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menjadi tari daerah khas Kabupaten Probolinggo. Dengan demikian, keberadaan Tari Glipang diakui secara nasional. Jika ada daerah lain yang klaim itu salah.

“Oleh karena itu, kita harus mencintai dan mengembangkan kesenian kita sendiri. Anak-anak harus bisa dan mampu menarikan Tari Glipang. Kalau bukan kita yang melestarikan lalu siapa lagi. Apalagi Pemerintah Daerah sudah memberikan fasilitas berupa bantuan pakaian,” katanya.

Lebih lanjut Asy’ari meminta para guru untuk bisa menunjukkan kemampuannya dalam menarikan Tari Glipang. “Jiwa seni anak-anak kita jangan sampai diisi dengan budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Dalam lomba ini nantinya akan diambil juara 1 hingga harapan 3 yang berhak memperoleh piala, piagam dan uang pembinaan. Juara 1 sebesar Rp 1,5 juta, juara 2 sebesar Rp 1,250 juta, juara 3 sebesar Rp 1 juta, harapan 1 sebesar Rp 750 ribu, harapan 2 sebesar Rp 600 ribu dan harapan 3 sebesar Rp 500 ribu. (wan/ast)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger