Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

Bagian Kominfo Kab. Probolinggo

Popular Posts

H-2 Lebaran Sirkulasi Kendaraan Pemudik Mulai Padat

Dicko : Bromo FM
Sabtu 26/07/14 , 11 : 00 WIB

KRAKSAAN – Memasuki arus mudik dan balik pada lebaran 1435 H. Polres Probolinggo telah menyiapkan jajarannya sebanyak 464 personel. Dari 464 personel tersebut merupakan personel gabungan dibawah komando Polres Probolinggo. Para personel akan disiagakan disetiap titik yang dianggap rawan laka dan kemacetan serta tindak kriminalitas.

Kapolres Probolinggo, AKBP Endar Priantoro mengungkapkan, memasuki H-3 hingga H-2 Lebaran Idul Fitri, ditakuti akan banyak terjadi kriminalitas, sehingga membutuhkan pengamanan serba ketat dari pihak aparat kemanan di wilayah hukum Polres Probolinggo.

Dari sekian banyak personel yang disiagan tersebut, lanjut Kapolres, lebih diutamakan untuk memantau pos-pos pantau yang ada di setiap titik di Kabupaten Probolinggo, sebab mengingat pada lebaran ini arus mudik dan balik diprediksi akan lebih meningkat disbanding tahun sebelumnya.

Pada arus mudik memasuki H-2 lebaran kali ini Sabtu (26/7/14) menurut Kapolres Endar, sirkulasi penguna jalan yang melintas di sepanjang jalan raya pantura  di Kabupaten Probolinggo sudah mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Pada H-5 lebaran kemarin, tingkat sirkulasi pemudik di dominasi yang dari arah timur, yakni dari Jawa Bali menuju ke Surabaya. Namun memasuki H-2 lebaran ini sirkulasi kendaraan sama-sama padat, baik dari arah barat maupun dari arah timur,”jelas Endar.

Endar menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan seluruh pengguna jalan di H-2 ini sampai H+7 nanti, diharapkan ekstra hati-hati, baik yang masih mudik maupun pada saat balik nanti. Sebab, adanya kepadatan arus mudik dan balik cukup rawan kemacetan dan kecelakaan,”jaga diri selama diperjalanan,” tambah Kapolres Endar.(Dc)

H-3 Lebaran Harga Daging Sapi Tembus 100 Ribu

Dicko  : Bromo FM
Sabtu 26/07/14 , 10 : 00 WIB


KRAKSAAN – H-2 Hari Raya Idul Fitri 1435 H harga daging sapi di beberapa pasar tradisional Kabupaten Probolingo Sudah tembus Rp 100.000/kilogram atau naik dari sebelumnya sebesar Rp 10.000/kg.

Pantauan Reporter Bromo FM dilapangan, H.Rifa’I (50) pedagang daging sapi di pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo mengatakan, bahwa kenaikan harga daging sapi merangkak sejak H-3, sebab banyaknya permintaan terhadap daging sapi semakin meningkat.

"Pada awal puasa harga daging  sapi sebetulnya sudah naik, hanya saja tidak bertahan lama, beberapa hari harganya turun. Pada H-3 lebaran ini harganya kembali naik hingga tembus Rp 100.000/kg, sebutnya.

Selain itu lanjutnya, untuk harga daging yang super sekarang harganya mencapai Rp 100.000/kg yang sebelumnya hanya Rp 90.000/kg. “Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di pasar Semampir saja melainkan seluruh pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo, bahkan diluar Kabupaten harganya juga demikian naik,” katanya.

Dijelaskan H.Rifa’i, mendekati H-2 lebaran ini dipastikan tidak hanya daging sapi saja yang mengalami kenaikan, daging ayam potongpun akan naik juga, sebab sudah terbiasa naik ketika memasuki H7 hingga H-1 lebaran.

“Itu sudah bisa diprediksi dan dipastikan. Karena setiap tahunnya harga daging sapi dan daging ayam menjelang lebaran akan naik, terkadang naiknya melonjak, terkadang naiknya paling tinggi kisarannya maksimal hanya Rp 10.000/kg,” papar H.Rifa’i.(Dc)

Lebaran Volume Sampah Meingkat 15 Persen

Dicko : Bromo FM
Sabtu 26/07/14 , 09 : 00 WIB


KRAKSAAN - Tingginya volume sampah di Kabupaten Probolinggo masih lumayan tinggi selama Ramadhan hingga mendekati lebaran.

Volume sampah di Kabupaten Probolinggo mengalami peningkatan hingga 10 persen, bahkan peningkatan volume sampah diperkirakan akan kembali naik mencapai 15 persen pada H-3 hingga H-1 lebaran. Hal ini diungkapkan oleh Usman Ali Kabid Kebersihan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo. kepada Reporter Bromo FM Usman Ali mengaku, peningkatan volume sampah hampir dipastikan terjadi setiap kali bulan Ramadhan tiba hingga lebaran.

Dari jumlah tempat pembuangan sampah (TPS) sementara, tingkat volume sampah yang paling tinggi terletak di TPS pasar semampir kraksaan. Usman mengungkapkan, perhari volume sampah di ,TPS tersebut mencapai 12 ton. Dan pada bulan Ramadan hingga H-3 lebaran volume sampah di TPS tersebut mencapai 14 ton.

“Meski selama Ramadhan volume sampah mengalami peningkatan hingga 10 persen, namun Usman memastikan tidak ada penambahan armada pengangkut. Saat ini ada 9 armada angkutan sampah diseluruh Kabupaten Probolinggo,”terangnya.

Sementara disinggung antisipasi membludaknya sampah jelang lebaran, serta libur pegawai sejak 28 juli hingga 1 agustus. Usman mengaku masih akan mengaktifkan para pekerja untuk pengangkutan sampah. Namun usman mengaku, pihaknya akan memberikan insentif terhadap pekerjanya.(Dc)

Tiga Pelaku Handak di Amankan Polisi

Dicko : Bromo fm
Jum'at 25/07/14. 09.00 WIB



KRAKSAAN – Menjelang Hari Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Polres Probolinggo Berhasil mengamankan tiga orang tersangka kasusu handak atau pembuat petasan. Polres berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) yang digunakan oleh ketiga pelaku.

Hal tersebut terungkap saat press release pad Kamis (24/7/14) di Mapolres Probolinggo. Dari ketiga tersangka berasal dari Kabupa.en Probolinggo, mereka  adalah Sahep (29) asal Desa Sumber klidung, Kecamatan Tegal Siwalan, ia ditangkap di Desanya sendiri, dengan barang bukti 5 kg bubuk petasan dan 50 ikat sumbu petasan. Ia ditangkap saat hendak opsnal sekitar pukul 20.00 wib dirumahnya.

Sedangkan Abd. Wahab (49) asal Desa Bladu wetan, Kecamatan Tegal Siwalan. Polisi berhasil mengamankan barang bukti 4 kg obat petasan, 2 renteng petasan, 17 sumbu, 1 kg obat sumbu, 3 kg obat belirang, 1 kg bubuk brown, 3 ons bubuk arang 2 ons potasiun, 4 tabung penyampu bahan, 2 sak slongsong petasan. Pelaku handak di tangkap pada 22 Juli 2014  di Desa setempat saat melakukan opsnal.

Dan pelaku terakhir adalah Samad (49) asal Desa Segaran, Kecmatan Tiris, dengan barang bukti 10 plastik obat petasan, 6 ikat sumbu petasan, 1 sak slongsong petasan, 2 renteng petasan, dan tas ransel warna hitam. Pelaku ditangkap pukul 17.30 wib di Desa setempat.

Kapolres Probolinggo AKBP Endar Priantoro megungkapkan, ketiga pelaku handak yang berhasil ditangkap itu meruoakan orang-orang yang sudah sangat mahir membuat petasan, karena dari pengakuan dari ketiga tersangka tersebut sudah beberapa tahun ini meraka membuat petasan setiap lebaran. Bahkan ,mereka melayani pemesanan.

“Ketiga pelaku ini kami sanksi sesuai  dengan perbuatannya, karena mereka telah menyimpan memiliki dan menguasai petasan tanpa ijin sebagaiman yang dimaksud dalam pasal 1 ayat 1 UU darurat No.12 tahun 1951. Pelaku bisa terancam hukuman 12 tahun penjara,” tegas Kapolres Endar.(Dc)

H-4 Lebaran,Truk Besar di Larang Melintas di Jalur Pantura

Dicko : Bromo FM
kamis 24/07/14 , 12 : 00 WIB


KRAKSAAN – Dari kemarin Rabu 24 Juli 2014 truk besar seperti fuso, gandeng di larang melintas di Jalur di sepanjang jalan Pantura diwilayah hukum Polress Probolinggo pada pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran 2014. Keberadaan truk yang bercampur baur dengan kendaraan pemudik akan menambah kemacetan.  


Kapolres Probolinggo AKBP Probolinggo AKBP Endar Priantoro mengatakan, truk yang diperkenankan untuk melintas di jalur Pantura adalah sembako dan bahan bakar minyak (BBM) atau truk elpiji.  

Menurutnya, peraturan itu adalah secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia, yaitu diberlakukan tepat pada pukul 24.00 wib Rabu (24/7/14).

“Sampai pada hari ini Kamis (24/7), dari jajaran Polres Probolingo  terpantau, bahwa truk besar yang melewati Pantura khususnya di kota Kraksaan dan sekitarnya sudah sudah tidak ada lagi yang melintas. Bersyukur mereka para pengguna truk besar menyadari dan membantu melaksanakan himbauan yang kami berikan,”ujar AKBP Endar.

Endar mengaku, jika masih ada yang melanggar dengan peraturan itu, maka pihaknya tidak segan-segan untuk menindak tegas bagi supir truk yang bandel tetap melintas jalur Pantura.

“Apabila masih ada, kita tindak dan kita pinggirkan di jalan,” tegasnya.  

Sementara kondisi lalu lintas lanjut Endar,  dari arah timur khususnya dari Bali menuju Surabaya yang melintas di wilayah Kabupaten Probolinggo pada H-4 ini terpantau ramai dan ada peningkatan para pengguna jalan, namun tidak terlalu padat, dan sementara masih kondisi lancar. Adapun puncak arus mudik Lebaran adalah H-3 atau Jumat 25 Juli  2014. (Dc)

Polres Probolinggo Musnahkan Ratusan Petasan

Dicko : Bromo FM
Kamis 24/07/14 , 11 : 00 WIB


KRAKSAAN - Kepolisian Resort (Polres) Probolinggo memusnahkan ratusan petasan hasil tangkapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H di belakang Mapolres Probolinggo, Kamis (24/7/2014). Pemusnahan petasan tersebut dilakukan dengan cara dimasukan ke dalam jurang untuk petasan yang tidak di renteng, sedangkan petasan yang di renteng di gantung ke atas pohon.

Ratusan  petasan yang dimusnahkan merupakan hasil penggerebekan oleh tim kepolisian dari Polres Probolinggo di sebuah rumah yang dibuat tempat produksi oleh tiga orang pelaku.


Dari hasil penggerebekan itu, petugas mengamankan puluhan  karung yang berisi ratusan mercon yang sudah siap dibakar, dan ratusan mercon yang masih berbentuk slongsongan dan ratusa sumbu beserta puluhan kilo bubuk mesiu yang terbungkus kardus.

"Selain mengamankan serta memusnahkan barang bukti, kami juga mengamankan tiga orang pembuat yang sekaligus pemiliknya, yang saat ini tengah kami periksa," kata Kapolres Probolinggo, AKBP Endar Priantoro, usai pemusnahan petasan.


Kapolres Endar menagaku, seluruh petasan bermacam-macam jenis, ada petasan untuk ke udara, ada yang telah siap pakai dan slongsongannya, dari ukuran kecil hingga ukuran besar.

Dari keterangan ketiga pembuat sekaligus pemiliknya itu, seluruh petasan memang mereka buat untuk hura-hura atau ramai-ramai di hari lebaran, selebihnya itu akan dijual kepada masyarakat yang membutuhkan mercon tersebut.

"Namun jika masih berbentuk mesiu maka yang bersangkutan bisa dijerat dengan UU Darurat nomor 12 Tahun 1951," terangnya.


Kapolres menambahkan, untuk lebaran tahun ini keberadaan produksi petasan di Kabupaten Probolinggo jelang lebaran pada 2014 ini sudah drastis menurun, kalau dibandingkan dengan jelang lebaran sebelumnya. Sebab, pihak Polres seusai lebaran lalu gencar memburu para pembuat petasan,”alhamdulillah sudah banyak yang kami amankan yang masih melanggar dan yang memproduksi petasan di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.(Dc)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger