Headlines News :
Powered by Blogger.

Bagian Kominfo Kab. Probolinggo

Popular Posts

Bupati Lepas 1.058 Petugas Sensus Ekonomi

Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 29 April 2016


KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara resmi melepas 1.058 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2016 dalam apel siaga yang digelar di Alun-alun Kota Kraksaan, Jum’at (29/4/2016) pagi. Pelepasan itu ditandai dengan penyematan rompi dan topi secara simbolis sekaligus pelepasan balon udara.

Hadir dalam pelepasan SE2016 ini Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Djudjuk Widhialaksana, Kasdim 0820 Probolinggo Mayor Inf. Winarso dan sejumlah Kepala SKPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam sambutannya Bupati Tantri mengungkapkan SE2016 adalah kegiatan massif karena mencakup semua lapangan usaha, seluruh skala usaha (kecuali sektor pertanian) yang diperkirakan mencapai 124.829 usaha/perusahaan dengan melibatkan 1.058 petugas yang direkrut berdasarkan mekanisme yang telah ditentukan.

“Satu hal yang perlu disadari, pelaksanaan SE2016 memang BPS, tetapi tanggung jawab untuk menyukseskannya bukan hanya milik BPS, tetapi juga seluruh elemen bangsa ini. Karena bangsa Indonesia lah yang akan memperoleh hasil dari pekerjaan besar ini,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, kualitas para petugas harus benar-benar terjamin karena merekalah yang akan langsung berhadapan dengan para responden untuk mengumpulkan data.

“Kepada para petugas SE2016, saya minta untuk bekerja secara profesional dan sungguh-sungguh. Karena ditangan petugas SE2016 sangat menentukan kualitas data yang dikumpulkan. Jangan sampai terjadi data yang masuk adalah sampah,” tegasnya.

Kepada para Camat dan seluruh jajaran SKPD Bupati Tantri menginstruksikan agar turut aktif mensukseskan kegiatan SE2016. “Perlu disadari bahwa faktor yang sangat penting dalam menyukseskan suatu acara adalah sosialisasinya, baik dalam bentuk kampanye, sosialisasi melalui media dan sebagainya,” pungkasnya. (wan/ast)

Baru 30 LSM Resmi Terdaftar

Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 29/04/2016



KRAKSAAN – Hingga saat ini baru sekitar 30 Lembaga Swadaya Masyarakat yang resmi terdaftar pada Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol Linmas) Kabupaten Probolinggo.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Linmas Kabupaten Probolinggo Agus Mukson. “Selama ini kita terus melakukan pembinaan dan komunikasi. Harapannya LSM bisa dirangkul dan dalam melaksanakan kontrol sosial tidak mencari-cari. Tugas itu dilakukan secara objektif,” katanya.

Menurut Agus, LSM memiliki tugas dan fungsi kontrol sosial. Setiap LSM memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Masing-masing LSM memiliki tujuan yang berbeda-beda tergantung dengan bidang yang dijalaninya, mulai dari pendidikan, demokrasi dan lain sebagainya.

“Jadi, untuk melihat apakah LSM tersebut sudah bisa menjalankan fungsinya dengan baik atau tidak harus dilihat lagi tujuan LSM tersebut mulai dari AD/ART dan Akta Pendiriannya,” jelasnya. 

Lebih lanjut Agus mengharapkan, LSM bisa menjadi mitra dan sinergi dari pemerintah daerah secara professional dan proporsional. “Dengan kata lain mereka tetap dapat melakukan fungsi kontrol sosial secara professional dan proporsional,” pungkasnya. (wan/ast)

Karyawan RSUD Waluyo Jati Berebut Ratu Luwes

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 28 April 2016


KRAKSAAN – Sedikitnya 36 orang karyawan dan istri pejabat RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kamis (28/4/2016) berebut menjadi Ratu Luwes dalam lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Dalam lomba yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) RSUD Waluyo Jati Kraksaan ini, secara bergantian para karyawan dan istri pejabat berlenggak lenggok layaknya model professional dengan mengenakan aneka batik khas Kabupaten Probolinggo dan busana nasional.

Karena memang bukan model, tidak semuanya bisa tampil layaknya peragaan di televisi. Tak sedikit karyawan dan istri pejabat yang hanya berjalan apa adanya di atas catwalk disaksikan Direktur RSUD Waluyo Jati Slamet Riyadi dan Asisten Administrasi Pemkab Probolinggo Budi Purwanto. Tanpa lenggak lenggok dan cepat, hingga mengundang tawa penonton.

Aksi yang ditampikan para karyawan dan istri pejabat ini mampu memberikan hiburan bagi mereka yang selama ini melayani pasien. Tidak heran bila tidak sedikit yang mengabadikan momen-momen tersebut dengan menggunakan kamera atau video handphone, ada pula yang menggunakan kamera profesional.

Ketua DWP RSUD Waluyo Jati Kraksaan Ny. Ainnur Rohmiati mengungkapkan lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas para karyawan dan istri pejabat selaku anggota DWP dengan harapan nantinya para perempuan bias meningkatkan kinerja dan dedikasinya untuk bangsa dan Negara, khususnya di Kabupaten Probolinggo.

“Dengan lomba ini kita menginginkan perempuan yang mandiri, mempunyai kedudukan dan mengingatkan kembali seorang perempuan mempunyai kewajiban dalam rumah tangga, mendampingi suami dan anak-anaknya. Setidaknya perempuan bisa meningkatkan tanggung jawabnya,” katanya.

Sementara Direktur RSUD Waluyo Jati Slamet Riyadi menyambut baik digelarnya lomba ratu luwes ini. Menurutnya, lomba ini merupakan ajang silaturahim, memupuk kebersamaan serta sarana refreshing di luar tugas melayani pasien.

“Semoga kegiatan ini nantinya bisa berdampak terhadap pelayanan terhadap pasien. Mereka bisa lebih fresh lagi dibandingkan sebelumnya. Senyum itu tidak hanya ditunjukkan waktu lomba, tetapi saat melayani pasien. Menjadi penghibur bagi pasien rumah sakit,” ungkapnya. (wan/ast)

Polres Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 28/04/2016


PAJARAKAN – Kamis (28/4/2016), keluarga Polres Probolinggo memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H di Masjid Amaanullah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan beserta segenap jajarannya.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan ceramah agama dari Ustadz Zainuddin. Peringatan ini mengambil tema ”Peringatan Isra' Mi'raj Sebagai Upaya Menanamkan Keimanan, Kejujuran dan Disiplin Guna Mewujudkan Revolusi Mental Anggota Polri.

Hal ini dimaksudkan, agar kedepan kinerja Polri dapat lebih memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, sehingga tercipta ketertiban dan ketentraman dalam masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pertaubatan salah satu tahanan wanita di Polres Probolinggo yang ingin menjadi mu’allaf. Ana Andriana (35), yang ditangkap petugas Sabtu (23/4/2016) lalu karena terlibat kasus sabu-sabu ini berniat untuk masuk agama Islam.

Dibawah bimbingan Ustadz Sa’dullah Asy’ari, Ana membacakan dua kalimat syahadat. Setelah dinyatakan sah menjadi mu’allaf, Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setiyawan memberikan bingkisan berupa seperangkat alat shalat, buku surat Yasin dan Al-Qur’an. Kapolres juga memberikan pesan, agar Ana dapat mengubah jalan hidupnya yang lampau menjadi lebih baik dan menjadi wanita sholehah. (maz/ast)

Harga Lombok Kecil-Lombok Merah Besar Naik

Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu,27/04/2016


KRAKSAAN – Harga lombok kecil dan lombok merah besar di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo hingga Rabu (27/4/2016) naik bersamaan. Lombok kecil naik sebesar 33,3% dari Rp 15.000/kg menjadi Rp 20.000/kg. Sementara lombok merah besar naik sebesar 13,6% dari Rp 22.000/kg menjadi Rp 25.000/kg.

Komoditas lain yang harganya naik diantaranya kentang dari Rp 7.000/kg menjadi Rp 7.500/kg (7,1%) dan jagung kuning pipilan kering dari Rp 4.500/kg menjadi Rp 5.000/kg (11,1%).

Sisi lain harga sejumlah komoditas pertanian justru turun. Seperti, bawang putih dari Rp 30.000/kg menjadi Rp 28.000/kg (6,7%), tomat dari Rp 15.000/kg menjadi Rp 10.000/kg (33,3%) dan wortel dari Rp 7.000/kg menjadi Rp 6.000/kg (14,3%).

Sementara komoditas pertanian lain harganya masih stabil dan tidak ada perubahan dari minggu sebelumnya. Meliputi, beras IR 64 Super sebesar Rp 10.000/kg, beras IR 64 Premium sebesar Rp 9.000/kg, beras IR 64 Medium sebesar Rp 8.500/kg, kedelai sebesar Rp 6.500/kg, kacang hijau sebesar Rp 18.000/kg dan bawang merah sebesar Rp 40.000/kg.

“Perkembangan harga komoditas pertanian ini didapat dari kegiatan penyusunan informasi harga pasar. Dari hasil survei, harga lombok kecil harganya naik drastis karena stok berkurang dan permintaan meningkat,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi. (wan/ast)

Operasi Bersinar, Amankan 1.546 Pil Dextro dan 4,09 Gram Sabu

Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 27/04/2016


PAJARAKAN - Dalam rangka Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar), anggota Polres Probolinggo tidak henti-hentinya mengungkap berbagai kasus. Selama operasi berlangsung, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) beserta jajarannya telah berhasil mengungkap sebanyak 12 kasus narkoba. Terbukti, sebanyak 14 pelaku yang diduga kuat sebagai pengedar dan pengguna barang haram dan mematikan tersebut sudah dibekuk petugas.

Dari 14 pelaku yang diamankan, 7 diantaranya terlibat dalam kasus sabu-sabu. Sedangkan 7 pelaku lainnya terlibat dalam kasus pil Dextro dan pil Trex. Selain itu, anggota Satreskoba dan jajarannya juga berhasil mengamankan sekitar 1.500 berbagai macam minuman keras (miras). Sedangkan total barang bukti yang sudah disita petugas diantaranya 4,09 gram sabu-sabu, 1.546 butir pil Dextro dan 321 pil Trihexyphenidyl.

“Para pelaku ini berhasil diciduk di beberapa lokasi berbeda. Ada yang di hotel atau saat pengamanan konser,” kata Kasat Reskoba AKP Suherly Sanjaya, saat jumpa pers Rabu (27/4/2016) siang.

Kasat Reskoba juga menambahkan, untuk pelaku sabu-sabu akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. Sedangkan kasus pil dextro atau pil trex akan dikenakan pasal 197 sub 196 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Di waktu yang sama, Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setiyawan mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti memberantas narkoba di wilayah hukum Polres Probolinggo. Meskipun operasi sudah selesai, tidak berarti tugasnya juga rampung. Polres Probolinggo akan terus menggerakkan sosialisasi anti penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat.

“Kami sudah memasang spanduk-spanduk di wilayah hukum Polres Probolinggo serta sosialisasi baik di sekolah-sekolah juga di kantor-kantor dinas dan tempat keramaian masyarakat,” katanya. (maz/ast)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger