Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

Bagian Kominfo Kab. Probolinggo

Popular Posts

Dispendik Bina GTT/PTT

Dicko : BromoFM
Minggu 23/11/2014

LECES  - Kemajuan dunia pendidikan tidak lepas dari peran Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di setiap lembaga pendidikan. Peranan mereka disadari betul oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo. Sebagai motivasi dan untuk menumbuhkan semangat profesionalisme GTT dan PTT, Dispendik terus membina mereka.
 
Secara bergantian, pembinaan itu dilakukan menyeluruh bagi GTT dan PTT yang tersebar di Kabupaten Probolinggo. Termasuk pembinaan di Cabang Dispendik Leces yang diikuti 50 GTT/PTT dari tiga kecamatan, Leces, Banyuanyar, dan Tegalsiwalan.
 
“Selain menumbuhkan profesionalisme, pembinaan ini untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas bagi dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” ujar Kepala Dispendik Tutug Edi Utomo melalui Kabid TK/SD Hasin.
 
Pembinaan itu melibatkan tiga narasumber dari pengawas TK/SD Cabang Dispendik Kecamatan Leces. Pada kegiatan itu, para GTT/PTT mendapatkan pembinaan sesuai tupoksi-nya.
 
“GTT itu memiliki tugas yang sama dengan guru PNS lainnya. Jadi, mereka kita berikan pembinaan agar para GTT juga memiliki jiwa profesionalisme serta memiliki prinsip dan komitmen seperti para guru PNS. Mereka juga kami berikan materi pendalaman tentang Kurikulum 2013 dalam kegiatan tersebut,” pungkasnya.(dc/fir)

Tariff Angdes Naik Seribu Rupiah

Dicko ; BromoFM
Sabtu 22/11/2014

PAJARAKAN-Tariff angkutan desa (angdes) di Kabupaten Probolinggo resmi naik Rp 1000 pasca kenaikan BBM pada Selasa (18/11/2014) lalu. Kenaikan tarif baru ini, disepakati oleh paguyuban angdes Kabupaten Probolinggo. Namun, kenaikan tariff yang ditetapkan, membuat angdes sepi penumpang dan pendapatan para sopir menurun.
 
Salah satunya, tariff angkutan trayek Pajarakan Bremi di Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, resmi mengalami kenaikan, dengan persetujuan seluruh sopir dan ketua paguyuban sopir angdes.
“Kenaikan tariff angdes ini hanya berlaku pada perjalanan jauh saja, kenaikan tariff ini ditentukan oleh paguyuban angdes Kabupaten Probolinggo,”kata Ahmad salah satu sopir angdes di Pajarakan Sabtu (22/11).
 
Menurut Ahmad, sejak dinaikannya tariff angdes ini, penumpangnya berkurang sebanyak 50 persen. Tidak hanya penumpang, pendapatan yang diterimanya pun berkurang.
“Karena berkurangnya penumpang angdes, di Pajarakan  ini beberapa angdes juga tidak dioperasikan 

lagi,”tambahnya.
Mereka para sopir yang sedang parkir di tempat biasanya, yakni dipartelon Pajarakan, menginginkan, harga BBM kembali seperti semula.(dc/fir)

Surplus Garam Konsumsi 6.000 Ton

Dicko : BromoFM
Sabtu 22/11/2014

HINGGA Oktober 2014 lalu, Kabupaten Probolinggo sudah surplus garam konsumsi sebesar 6.020 ton. Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo, produksi garam rakyat tahun 2014 (hingga Oktober) sebesar 18.254 ton. Jumlah ini dapat mencukupi kebutuhan garam konsumsi yang mencapai 12.234 ton.
 
Kepala Diskanla Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengungkapkan, setelah dikurangi kebutuhan masyarakat, ada kelebihan produksi garam komsumsi sebesar 6.020 ton dari kebutuhan masyarakat. Produksi ini meningkat dibandingkan dengan capaian tahun 2013 yang mencapai 11.515 ton.
 
“Karena sudah surplus garam, maka kami tidak melakukan impor garam konsumsi. Sebab impor garam akan semakin melemahkan harga garam rakyat. Hanya saja untuk garam industri yang memiliki spesifikasi tinggi (NaCl minimal 97%) yang diproses lebih lanjut sesuai dengan spesifikasi industri yang diperlukan dan belum dapat diproduksi di dalam negeri masih tetap impor,” ungkapnya.
 
Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, produksi garam rakyat perlu ditingkatkan kualitasnya agar harganya lebih baik. Sebab jika harganya naik, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat.
 
“Peningkatan kualitas dan kuantitas produk garam rakyat dilakukan dengan penataan tambak, penerapan teknologi geomembran serta penyiapan infrastruktur primer dan sekunder untuk menunjang aksesibilitas. Selain itu, petani garam dapat membentuk koperasi atau kelembagaan berbadan hukum untuk mendorong optimalisasi penyerapan garam rakyat,” pungkasnya.(dc/fir)

Seorang Nenek di Tangkap di Duga Kurir Sabu-Sabu

Dicko : BromoFM
Jum'at 21/11/2014

KRAKSAAN-Seorang nenek diamankan Polisi dari Polres Probolinggo, lantaran terjebak menjadi kurir sabu-sabu, adalah Halimah (48), ia sudah berstatus nenek  dengan 9 cucu. Halimah asal warga Simokerto kota Surabaya, dan rekannya Abdul Aziz asal Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan, Madura, menjadi tersangka Polres Probolinggo.

Dari tersangka abdul azis, Polisi mendapati sabu-sabu seberat 3,67 gram, penyelidikan kemudian dikembangkan. Petugas menangkap Halimah, di sebuah jalan Desa Patokan Kraksaan, dari perempuan 48 tahun tersebut, Polisi menemukan 4 paket sabu-sabu seberat 2,41 gram.

Kepada penyidik, keduanya mengaku tidak tahu menahu tentang isi paket yang diminta dikirimkan oleh seseorang di Surabaya, “Saya tergiur dengan upah sebesar Rp 200 ribu, sebelumnya saya tidak tahu jika barang yang terlarang, itu saya lakukan demi mencukupi kebutuhan keluarga,”kata Halimah.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kasubbag Humas Polres Probolinggo AKP Ida Bagus Gede KWK mengatakan, kedua pelaku kini dijebloskan ke sel tahanan Mapolres probolinggo, mereka terancam pasal 114 ayat 1 Undang-Undang R.I nomor 35 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.(dc/fir)

Residivis Curat di Bekuk Polisi

Dicko : BromoFM
Jum'at 21/11/2014

KRAKSAAN-Satreskrim Polres Probolinggo, menangkap pelaku aksi curat, yakni Yudi Hartono (27) warga desa Ganting wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, ia berhasil menggondol 1 buah hp dan sejumlah uang yang diletakan di dashboard mobil truk yang sedang dicuci oleh sopirnya.

Pelaku ditangkap oleh buser pidum Satreskrim Polres Probolinggo, di desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Pelaku mengaku, Peristiwa terjadi pada minggu (16/11/14) lalu, saat dirinya melihat sebuah mobil berhenti di pinggir jalan raya momok, masuk Desa Brumbungan lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, dengan kondisi pintu depan truk terbuka.

“Saya menghentikan laju motor saya dan berhenti di depan truk yang di cuci oleh sopirnya, saya langsung mengambil barang yang ada didalam truk itu, tanpa pengawasan sopir, setelah itu saya langsung kabur,”terangnya.

Sementara itu, menurut Kasubbag Humas Polres Probolinggo, AKP Ida Bagus Gede mengatakan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang serupa,”atas tindakan curat ini, pelaku dijerat pasal 362 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,”tegasnya.(dc/fir)

Sebagian Bahan Pokok Mulai Naik

Dicko : BromoFM
Kamis 20/11/2014

KRAKSAAN-Pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa hari yang lalu, mulai berdampak kesejumlah  harga bahan pokok dan sayuran, di pasar tradisional Semampir Kraksaaan Kabupaten Probolinggo.

Menurut Yayuk Sri Rahayu pedagang bahan pokok mengatakan, kenaikan harga biasanya terjadi setelah biaya ekspedisi pengiriman barang mulai naik, saat ini harga pengiriman barang per  kilonya masih normal yakni Rp 150-Rp 250.”Yang jelas untuk ekpedisi ada kenaikan, dampaknya juga terhadap bahan poko yang dijual dipasaran,”katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kenaikan harga bahan pokok, terjadi masih dalam taraf normal, dengan kisaran Rp 300-Rp 800. Untuk harga beras saat ini, harganya Rp 8.800 per kg, gula Rp 8.500 per kg, tepung terigu Rp 7.500 per kg, minyak curah Rp. 9.500 per kg, kopi Rp 27.000 per kg, kedelai Rp 10.500 per kg, sedangkan untuk harga telur, kenaikan harga sudah terjadi, yakni Rp 16.000 per kg, dari harga sebelumnya Rp 15.000 per kg.(dc/fir)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger