Headlines News :
Powered by Blogger.

Bagian Kominfo Kab. Probolinggo

Apel Korpri, Bupati Instruksikan Perangkat Daerah Buat Inovasi

Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 17/02/2017

KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menjadi pembina upacara dalam apel bulanan korpri di Kantor Bupati Probolinggo, (17/2/2017). Dimana semua petugas apel kali ini berasal dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Probolinggo

Dalam sambutannya Bupati Tantri memberikan instruksi kepada kepala perangkat daerah, camat hingga tingkat lurah untuk memulai membuat sebuah inovasi di masing-masing lingkungan kerjanya, baik itu terkait pelayanan kepada masyarakat ataupun perbaikan sistem di intern masing-masing.

“Manfaatkanlah sumber daya manusia yang ada di masing-masing perangkat daerah. Buatlah inovasi dan saya paham permasalahan perangkat daerah yang jauh mengerti adalah pimpinan itu sendiri,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, tantangan ke depan akan jauh lebih berat. Oleh karena itu, tingkatkan profesionalisme untuk kepentingan rakyat, dengan harapan selalu mendapatkan kemudahan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

“Tingkatkan komunikasi, koordinasi dan sinergi dengan staff intern dan antar satker. Hilangkan ego satker masing-nasing. Bagaimana kita kerja bersama-sama, karena pemikiran orang banyak akan jauh disempurnakan dari pada kerja sendiri-sendiri,” tegasnya.

Bupati Tantri juga memberikan apresiasi terhadap inovasi Kepala Puskesmas Sumberasih yang mampu memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat melalui inovasi Jempol Mancep Layanan Cepet.

“Alhamdulillah, inovasi ini banyak yang menjadi rujukan, tidak hanya tetangga, tetapi juga luar negeri. Saya yakin banyak potensi di satker dengan permasalahan masing-masing,” jelasnya.

Oleh karena itu Bupati Tantri menyakini dan percaya bahwa potensi tiap satker pasti ada, baik ahli IT maupun informasi. “Silahkan berkreasi dan berinovasi sehingga harapan saya lomba inovasi menjadi cambuk semangat bagi PNS menjadi pelayan yang jauh lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri mengharapkan agar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah 3 tahun berturut-turut diraih bisa dipertahankan. Pasalnya parameter yang diminta BPK RI tahun ini pasti lebih sulit dari sebelumnya. “Tetapi saya yakin dan percaya dengan keseriusan kerja saudara, Kabupaten Probolinggo akan kembali mendapatkan opini WTP,” ungkapnya.

Apel bulanan kopri yang diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo ini dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rachmad Waluyo menyerahkan sejumlah penghargaan dan bantuan kepada pemenang lomba berbasis lingkungan hidup di Kabupaten Probolinggo. (wan/fie)

Seorang Pemimpin Jangan Beretorika

Penulis : Mujiono
Jumat, 17/02/2017

PAITON - Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si menyampaikan bahwa seorang pemimpin jangan terlalu banyak beretorika. Artinya, pemimpin harus memperbanyak berbuat baik dan berperilaku yang baik sebagai contoh kepada anak-anak yang merupakan calon pemimpin untuk meneruskan perjuangan pembangunan di Kabupaten Probolinggo.

Hal tersebut disampaikan suami Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ini dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darul Muttaqin di Desa Alastengah Kecamatan Paiton, Jum’at (17/2/2017) sore. “Seorang pemimpin harus mampu memberikan contoh nyata dan tidak hanya sekedar berwacana,” katanya.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menjelaskan bahwa bersedekah merupakan hal dan perilaku yang sangat penting. Seseorang yang ikhlas untuk bersedekah, niscaya akan dilipat gandakan rejekinya. “Janganlah pernah mengemis di jalan-jalan untuk kepentingan pembangunan masjid (rumah Allah SWT),” pintanya.

Hasan meminta kepada para panitia pembangunan masjid agar senantiasa mendatangi dan bertamu dengan para dermawan yang benar-benar ikhlas, “Terima kasih kepada orang yang pernah berjasa dan menyerahkan pelaksanaan pembangunan ini pada ahlinya, sehingga masjid ini bermanfaat sebagai tempat ibadah untuk generasi sampai ke generasi,” pungkasnya.

Ketua panitia Taufik menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap panitia dan masyarakat yang mau mendukung pelaksanaan pembangunan Masjid Darul Muttaqin tersebut. “Mudah-mudahan pembangunan masjid ini bisa selesai sesuai dengan harapan bersama sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan akta ikrar wakaf untuk pembangunan Masjid Darul Muttaqin oleh Kepala KUA/PPAIW Kecamatan Paiton Sahro kepada Ketua nadzir (pengelola wakaf) Kusnadi. (y0n/fie)

Da’i Cilik Jawara Duta Pencegahan Narkoba

Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 17/02/2017

BANYUANYAR - Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Muhammad Alfian Dharmawan (8), asal Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar di tingkat Jawa Timur. Dalam lomba Da’i Cilik Duta Pencegahan Narkoba se-Jawa Timur, anak pasutri Syamsul Qodir dan Suidah ini dinobatkan sebagai juara oleh Polda Jatim, Jum’at (17/2/2017).

Alfian mengalahkan perwakilan 38 kontestan utusan dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang mengikuti Lomba Da’i Cilik Duta Pencegahan Narkoba. Dengan prestasi itu, pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tanwirul Mubtadi’in tersebut mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta dan tropi. Hadiah diberikan langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin.

Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin, mengatakan, lomba itu digelar dalam rangka Perang Melawan Narkoba. Alfian merupakan da’i keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Alfian juga merupakan binaan Satuan Binmas Polres Probolinggo yang dipimpin AKP Hendrix Kusuma Wardhana.

“Secara pribadi saya sangat senang. Masih belia, sudah menorehkan prestasi. Sangat membanggakan daerah, orang tua juga memberikan support buat yang lain untuk berkarya dan menjadi yang terbaik sesuai bidangnya,” katanya.

Kapolres berharap Kabupaten Probolinggo terus melahirkan anak yang berprestasi. Sehingga Kabupaten Probolinggo lebih dikenal dan dibanggakan di kancah nasional dan internasional. (wan/why)

Unit Lakalantas Dilatih Aplikasi IRSMS-2

Penulis : Dimaz Bromo FM
Jumat, 17/02/2017

PROBOLINGGO - Dalam upaya meningkatkan pelayanan penanganan kecelakaan lalu lintas, Unit Lakalantas Satlantas Polres Probolinggo menggelar pelatihan Peningkatan Kemampuan Program Penyempurnaan Pendataan Kecelakaan Lalu Lintas melalui Integrated Road Safety Management System-2 (IRSMS-2), Jum’at (17/2/2017).

Pelatihan yang diikuti oleh personil unit laka lantas di Kantor Satpas Satlantas Polres Probolinggo ini dipimpin Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Siswandi.

Dalam pelatihan tersebut Kanit Laka menjelaskan tentang aplikasi IRSMS-2 serta cara penginputan data dan juga peralatan yang akan digunakan dalam menginput data pada aplikasi tersebut diantaranya, Tablet Accident Kit dan komputer.

Integrated Road Safety Management System-2 (IRSMS-2) mencakup prosedur pengumpulan informasi kecelakaan lalu lintas dan pangkalan data kecelakaan lalu lintas yang terpadu sehingga memungkinkan untuk dipakai dalam menganalisis dan digunakan untuk mengidentifikasi langkah-langkah menekan kecelakaan dan trauma jalan sehingga dapat meningkatkan keselamatan bagi semua pengguna jalan.

Program ini dirancang sebagai system pendataan yang handal dan dilengkapi sarana dan prasarana serta sistem informasi berbasis web portal. Adapun untuk peralatan, tidak hanya yang digunakan dalam penginputan data, tapi juga termasuk peralatan lapangan yang mendukung rekam jejak sebuah kecelakaan pada lokasi dan waktu tertentu.

“Peningkatan kemampuan anggota Satlantas Polres Probolinggo, khususnya unit Lakalantas melalui pelatihan Aplikasi IRSMS-2 bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk implementasi Commander wish Kapolri Promoter (Profesional, Modern dan terpercaya),” kata Kasat Lantas AKP Tri Nuartika. (maz/trn)

DPMD Sosialisasikan Pemanfaatan Dana Desa

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 16/02/2017

KRAKSAAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo, Kamis (16/2/2017) memberikan sosialisasi pemanfaatan dana desa di ruang pertemuan Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo. Sosialisasi ini diikuti oleh 325 orang kepala desa se-Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ini dihadiri narasumber dari Polres Probolinggo, Kodim 0820 Probolinggo, Pengadilan Negeri Kraksaan dan Kejaksanaan Negeri Kabupaten Probolinggo. Pembukaan ini dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah dan camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengungkapkan bahwa kepala desa memang dituntut semakin lama harus semakin taat dalam mematuhi peraturan perundangan-undangan. Demikian pula halnya dalam pemanfaatan dana desa.

“Ke depan, kepala desa lebih transparan dan efisien dalam pemanfaaan dana desa. Dimana tujuannya mengoptimalkan penggunanan dana desa. Apalagi ke depan kepala desa dituntut meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan dalam menjalankan roda pemerintahan, kepala desa membutuhkan suasana yang tenang dan kondusif. “Tidak akan mungkin kita kerja secara profesional, manakala disibukkan dengan beberapa kepentingan di luar tugasnya,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, seorang kepala desa komitmennya pasti sama bagaimana menjadi kepala desa dapat melayani rakyat secara maksimal. Manakala ada kekurangan, itu wajar karena sebagai sifat manusia.

“Jangan pernah takut apapun manakala anggaran yang dikelola ini tidak masuk kantong pribadi dan orang lain. Saya rasa pihak kepolisian sangat bertenggang rasa dan diberi tenggat waktu untuk memperbaiki. Saya selaku bupati akan terus memastikan kepala desa memberikan pelayanan yang baik dan sukses,” jelasnya.

Untuk menghadapi tantangan yang dihadapi pemerintahan desa, Bupati Tantri meminta agar kepala desa mampu membuat terobosan dan inovasi intuk membackup keuangan di desa.

“Rekrut tenaga akuntan untuk mengurusi pengelolaan keuangan desa. Saya tahu pengelolaan keuangan ini ruwet apabila diback up sendiri. Sehingga saya sudah merekrut tenaga akuntan dan ditempatkan di semua perangkat daerah. Tenaga akuntan sangat membantu dalam penyusunan laporan keuangan desa,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri menambahkan bahwa sudah menjadi sebuah kewajiban pemerintah daerah untuk memastikan para kades paham dan tahu tentang pengelolaan keuangan desa. Serta tindakan dan keputusan yang diambil karena memiliki konsekuensi menjadi kepala desa selamat dunia akhirat.

“Semua pejabat jika dianalogkan, bagaikan seorang sopir yang dituntut bagaimana kita agar mampu berpindah dari titik awal hingga akhir yang nantinya sukses dan mampu menjawab tantangan dan tuntutan masyatakat,” ungkapnya.

Bupati Tantri menegaskan bahwa para pemimpin hari ini tidak cukup hanya berbekal apakah kita dalam melaksanakan tugas dan mengambil keputusan kebijakan publik benar atau salah. Tidak hanya cukup sesuai dengan aturan perundang-undangan, tetapi juga doa selamat dunia akhirat.

“Selain untuk memantapkan keilmuan kepala desa, kegiatan ini juga bertujuan menyelaraskan frekuensi bagaimana kita semuanya segenap jajaran diberi kemudahan dan kesuksesan. Endingnya adalah sukses dunia akhirat,” pungkasnya. (wan/fie)

Pemegang IUMK Dapatkan Prioritas Pelayanan

Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 16/02/2017

KRAKSAAN – Para pemegang Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) mendapatkan prioritas pelayanan dalam memperoleh pembinaan, pemasaran, peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) dan akses permodalan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, Bambang Supriadi. “Bagi pemegang IUMK tentunya akan mendapatkan prioritas layanan. Salah satunya, akses permodalan,” katanya.

Menurut Bambang, penerbitan IUMK ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Pemberdayaan UMKM, Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2014 tentang Perijinan untuk UMK, Permendagri Nomor 83 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian IUMK serta Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 68 tahun 2015 tentang perubahan Perbup Nomor 30 Tahun 2015 tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang kepada Camat.

“Pengajuan IUMK ini dilakukan melalui dua jalan, langsung ke kecamatan dan melalui tenaga pendamping. Jika berkasnya sudah lengkap maka camat akan menerbitkan IUMK dalam waktu 24 jam tanpa dipungut biaya alias gratis dan berlaku selama 3 tahun,” jelasnya. 

Bambang menegaskan, IUMK ini memuat tentang identitas PUMK, bentuk badan usaha, jenis produk usaha dan lokasi usaha. IUMK ini diterbitkan camat di mana lokasi usaha itu berada, kecuali usaha yang sifatnya mobile, maka IUMK diterbitkan camat di mana tempat tingkat dari PUMK.

“Kami berharap seluruh PUMK segera memiliki IUMK dengan harapan memudahkan pola pembinaan oleh pemerintah. Dengan demikian pemerintah dapat membuat skala prioritas pembinaan kepada PUMK. Di samping juga bisa mendapatkan daya yang valid terkait UMK,” pungkasnya. (wan/why)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger