Headlines News :
Powered by Blogger.

Bagian Kominfo Kab. Probolinggo

Warga Tengger Rayakan Pujan Kesanga

Pnulis : Mujiono Bromo FM
Jum'at , 21 April 2017
SUKAPURA – Dalam rangka melestarikan tradisi budaya dan untuk keselamatan desa, warga Tengger yang berada di kawasan Gunung Bromo melakukan Pujan Kesanga setiap tahun, tepatnya setelah bulan purnama. Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Jetak Kecamatan Sukapura yang melakukan Pujan Kesanga dalam rangka doa bersama untuk meminta keselamatan masyarakat, Kamis (20/4/2017) malam di Balai Desa Jetak Kecamatan Sukapura.

Kegiatan tersebut dihadiri Sesepuh Tengger yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin M.Si didampingi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Camat Sukapura Yulius Christian beserta anggota Forkopimka Sukapura.

Kepala Desa Jetak Kermat mengharapkan agar dengan kegiatan Pujan Kesanga ini warga Tengger, terutama yang berada di Desa Jetak Kecamatan Sukapura diberikan rahayu wilujeng dan rejeki yang banyak. “Dan semoga perjalanan pemerintahan dapat berjalan dengan lancer,” harapnya.

Sementara Hasan Aminuddin menyatakan bahwa bangsa Indonesia perekatnya adalah budaya. Pujan Kesanga adalah doa bersama agar supaya selamat, murah rejeki dan dijauhkan dari musibah dan mala petaka.

“Budaya leluhur yang dilakukan masyarakat Tengger ini wajib dilestarikan. Melalui doa akan selesai dan dimudahkan segala usahanya. Kita pelihara budaya dan perlu dukungan oleh pemerintah daerah agar supaya masyarakat menjadi senang,” katanya.

Seusai acara doa bersama, juga dilaksanakan acara nyala obor sebagai langkah dimulainya kegiatan kirap obor oleh masyarakat Desa Jetak Kecamatan Sukapura oleh Hasan Aminuddin didampingi Supoyo dan Forkopimka Sukapura.

Selain perayaan di Desa jetak, ritual doa bersama Pujan Kesanga juga dilaksanakan di Desa Ngadisari dengan maksud doa bersama untuk keselamatan masyarakat dan dijauhkan dari segala musibah. (y0n/why)

Jalin Kemitraan via Temu Pengusaha Ternak

Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 21 April 2017
LECES – Dalam rangka menjalin kemitraan antar peternak dan pengusaha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo mengadakan temu usaha pengusaha ternak di Cafetaria PTKL Leces, Rabu (19/4/2017).

Temu usaha ini diikuti sekitar 40 pengusaha, UMKM dan peternak di Kabupaten Probolinggo. Mereka dipertemukan secara langsung agar bisa berinteraksi satu dengan yang lain.

“Harapannya, terjadi interaksi antara peternak dan pengusaha. Peternak yang selama ini konsen terhadap produksi bisa menjalin kerja sama dengan buyer. Peternak juga tidak bingung menjual produksinya,” kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni.

Dari hasil pertemuan ini Endang mengharapkan nantinya bisa meningkatkan perekonomian peternak. Sebab, terkadang kendala yang dihadapi peternak adalah masalah kesulitan pemasaran. “Produksi banyak, tapi bingung mencari pembeli,” jelasnya.

Sementara Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, pertemuan ini bisa menjadi ajang silaturahmi. Apalagi Kabupaten Probolinggo memiliki potensi ternak unggulan. Bahkan, populasi ternak sapi terbaik nomor tiga se-Jawa Timur.

“Tentunya, potensi itu harus bisa kita maksimalkan. Pertemuan semacam ini akan memberikan dampak perekomian yang bagus bagi peternak dan pengusaha di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Pertemuan itu dihadiri narasumber yang berasal dari Dinas Peternakan Jawa Timur, Kadin Kabupaten Probolinggo, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta Bank Jatim Cabang Probolinggo. (wan/why)

Dongkrak Bola Voli dengan Turnamen Bergengsi

Penulis : Hendra Bromo FM
Jum'at, 21 April 2017
SUKAPURA - Gema semangat peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-271 terdengar di Lapangan Volly “Aresa” Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura. Salah satunya melalui Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2017 yang digelar Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PBVSI) Probolinggo bersama tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.

Turnamen kedua untuk tiga wilayah kecamatan (Sukapura, Sumber dan Lumbang) ini diikuti sebanyak 64 club voli putra dan 16 club voli putri mendaftar dalam turnamen ini.

Ketua Panitia Harjakabpro 2017, Tutug Edi Utomo membuka secara resmi turnamen tersebut, Kamis (20/4/2017). Hadir dalam pembukaan tersebut anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo beserta Forkopimka Sukapura.

Dalam sambutanya Tutug berharap agar turnamen seperti ini dapat dilangsungkan secara rutin tiap tahun dalam rangka untuk menghasilkan bibit-bibit baru pemain voli berskala nasional.

“Alangkah baiknya jika semangat ini juga dibarengi dengan adanya kursus maupun pelatihan yang lebih serius, sinergitas bersama pemerintah untuk memantapkan prestasi,” katanya.

Yuliasto, salah seorang wasit dalam turnamen ini mengungkapkan bahwa masyarakat Kecamatan Sukapura adalah penggemar olahraga bola voli, namun sempat vakum untuk pelaksanaan turnamen-turnamen sampai dengan tahun 2015.

Sebagai salah seorang staf di Kantor Kecamatan Sukapura, pihaknya bersama PBVSI mengakui telah menggalakkan lagi perbola volian di Kecamatan Sukapura ini. “Kami tergugah untuk menggalakkan lagi perbola volian di Kecamatan Sukapura melalui turnamen seperti ini. Tiap tahun kami adakan turnamen antar desa untuk tetap menjaga kontinuitas,” akunya.

Sedangkan Camat Sukapura Yulius Christian mengemukakan bahwa masyarakat khususnya Desa Sapikerep juga proaktif dalam pelaksanaan turnamen kali ini, terutama dalam pengembangan kualitas lapangan voli secara swadaya. “Kedepan kami berencana akan segera mempersiapkan turnamen berikutnya berupa Turnamen Hasan Aminuddin Cup,” ujarnya.

Pembukaan turnamen ini ditandai dengan pertandingan antara club putri Porsa Desa Sukapura melawan Jet Potato Desa Sariwani. Dua club sama kuat asal Kecamatan Sukapura ini tercatat pernah melakoni pertandingan di turnamen tahun kemarin untuk memperebutkan juara ketiga.

Selama pertandingan berlangsung, suporter masing-masing kubu terlihat saling memberi semangat kepada tim jagoannya. “Semoga Porsa bisa meraih juara tahun ini. Saya harap akan banyak bermunculan tim baru yang lebih ganas lagi,” ujar Nanang, salah seorang suporter. (dra/why)

Gotong Royong Sebagai Media Silaturahim

Penulis : Hendra Bromo FM
Jum'at, 21 April 2017
BESUK – Dalam rangka menjalin silaturahim dan kerukunan antar warga, kerja bhakti gotong royong merupakan aktivitas keseharian masyarakat yang masih melekat cukup kuat di pedesaan. Hal ini tergambar jelas dalam kegiatan gotong royong masyarakat bersama Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE di Balai Desa Sindetlami Kecamatan Besuk, Rabu (19/4/2017) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh elemen masyarakat tampak saling bersinergi. Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Azizah, Forkopimka Besuk, tokoh agama dan tokoh masyarakat, kepala desa serta perangkat desa serta pengurus Gerakan Pemuda Ansor dan Banser turut hadir untuk mengawal tersebut. Bahkan hasil produk olahan pangan maupun hasil kreativitas unggulan masyarakat Desa Sindetlami yang tergabung dalam IKM/UKM turut ditampilkan.

Kehadiran Bupati Tantri ini disambut dengan pelepasan 500 ekor merpati oleh para penghobi merpati “gettakkan”. Menurut salah satu pemiliknya Supyan, hobbi ini adalah hobbi turun temurun warisan nenek moyang dan masih diminati oleh masyarakat kekinian. “Dilepas dimanapun merpati-merpati ini pasti akan kembali ke kandangnya lagi, Semoga suatu saat nanti Ibu Tantri akan kembali lagi mengunjungi kami disini” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri mengunjungi satu persatu stand produk maupun stand pelayanan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Serta menyerahkan bantuan susu lansia secara simbolis kepada 100 orang di stand Posyandu balita dan lansia Kecamatan Besuk.

Candaan dan keakraban selalu terlihat di setiap stand yang dikunjungi Bupati Tantri. Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Probolinggo ini memberikan masukan dan kiat-kiat positif terkait produk unggulan yang sedang dikunjunginya. Bahkan selalu terlontar untuk memotivasi para enterprenersip itu, diantaranya kerajinan kain batik, lampu hias, kerajinan rangkaian bunga, kerajinan sablon, produk penghancur plastik dari TP. PKK Desa, produk olahan pangan, anyaman bambu, seni lukisan dan peternakan bebek peking.

Ada yang berbeda dengan pelaksanaan gotong royong di desa lain sebelumnya, stand Bank Jatim tampak mewarnai diantara stand-stand lainnya pada saat itu. Rupanya hadirnya pelayanan Bank Jatim disini adalah untuk dapatnya meninjau secara langsung aktifitas kewirausahaan warga  Desa Sindetlami.

“Pelayanan perbankan sangat diperlukan untuk membantu dalam aspek permodalan yang nantinya akan sangat diperlukan bagi IKM/UKM dalam pengembangan usaha menuju skala yang lebih besar,” kata Bupati Tantri.

Lebih lanjut Bupati Tantri sangat mengapresiasi melihat tingginya antusias masyarakat dan besarnya tingkat kekompakan yang ditunjukkan masyarakat. Hal ini bisa menjadi sebagai media silaturahim yang baik. “Inti dari kegiatan gotong royong ini adalah ajang silaturahim antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan masyarakat Kecamatan Besuk, antar warga dan tetangga, yang mana masing-masing memiliki profesi dan kesibukan yang berbeda. Jika tercipta silaturahim yang baik maka setiap permasalahan yang terjadi, Insya Allah akan terselesaikan dengan baik,” ujarnya. (dra/why)

Awali Tugas, Sembilan Kepala SD Jalani Sertijab

Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at , 21 April 2017
BANTARAN - Untuk memulai tugas di tempat barunya, Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Kecamatan Bantaran menggelar serah terima jabatan (sertijab) kepala SD di aula Cabang Dispendik Kecamatan Bantaran, Rabu (19/4/2017).

Dalam mutasi beberapa waktu lalu, ada 9 (sembilan) kepala desa yang mendapatkan tugas baru. Yakni, Kepala SDN Patokan I Kamdani promosi menjadi Pengawas SD di Cabang Dispendik Kecamatan Kuripan dan Kepala SDN Patokan I diganti Alimudin dari SDN Wonoasri I Kecamatan Kuripan.

Kemudian, Kepala SDN Patokan III H. Ibnu Sa'ad mutasi ke SDN Kedungrejo III, Kepala SDN Kedungrejo III Lilik Sudriana mutasi ke SDN Kropak II, Kepala SDN Kropak II Radi
mutasi ke SDN Karanganyar I, Kepala SDN Karanganyar I Umik Fitnawati mutasi ke SDN Legundi I, Kepala SDN Kramat Agung II Mochamad Toha Ismanto mutasi ke SDN Besuk I, Kepala SDN Bantaran III diganti oleh Purnowo Widi dari SDN Sumberkledung II Kecamatan Tegalsiwalan dan Kepala SDN Bantaran III Puji Harsono mutasi ke SDN Patokan III.

Dalam sambutannya Kepala Cabang Dispendik Kecamatan Bantaran Aries Susilo menyampaikan ucapan selamat kepada semua kepala sekolah yang telah dikukuhkan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE untuk menduduki jabatan baru.

“Ini suatu amanah sekaligus nikmat yang wajib disyukuri oleh kepala sekolah yang telah dilantik. Semoga di tempat yang baru dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Menurut Aries, di dalam sertijab, dikandung maksud adanya serah terima jabatan disertai adanya penyerahan memori dari pejabat lama kepada pejabat yang baru. Semua yang ada di sekolah dan menjadi milik sekokah tidak satupun boleh dibawa pejabat lama.

“Semua yang menjadi milik sekolah wajib diserahkan kepada pejabat yang baru meliputi tenaga guru, TU, penjaga (man), keuangan (money), sarana dan prasarana (material) dan dokumen,” jelasnya.

Aries mengingatkan, khususnya bagi pejabat yang baru, umumnya kepada semua kepala sekolah. Di dalam jabatan kepala sekolah melekat tugas pokok dan fungsi yang wajib dilaksanakan meliputi administrasi, supervisi, kepemimpinan dan tugas tambahan dari atasan langsung.

“Selamat melaksanakan tugas baru, semoga amanah, barokah, selalu mendapatkan bimbingan dari Allah SWT serta mampu membuat perubahan pendidikan di Kecamatan Bantaran menjadi lebih baik,” pungkasnya. (wan/why)

Bupati Tinjau Pelaksanaan UNBK SMA

Penulis : Mujiono
Selasa, 11 April 2017
LECES - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Dewi Korina, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Tutug Edi Utomo meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau dengan istilah Computer Based Test (CBT), Selasa (11/4/2017) di SMA Taruna Dra. Zulaeha, Kecamatan Leces.

Kedatangan Bupati Tantri dan rombongan ini disambut baik oleh Kepala SMA Taruna Dra Zulaeha Agus Supriyono didampingi oleh Camat Leces Heri Mulyadi didampingi jajaran Forkopimka Leces, Kepala Cabang Dispendik Leces Massajo dan sejumlah kepala sekolah di Kecamatan Leces.

UNBK atau CBT ini dilakukan dengan penggunaan sistem semi-online. Yakni soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah). Kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline dan hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online.

Kunjungan ini diawali dengan peninjauan ke ruangan ujian SMA Taruna Dra. Zulaeha. Bahkan dalam kesempatan tersebut, Bupati Tantri menyapa siswa/siswi peserta UNBK dan mempertanyakan kesulitan yang dihadapi dalam mengerjakan ujian tersebut.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menjelaskan bahwa SMA konsisten terhadap kualitas pendidikan agar mampu mencetak generasi muda. Dimana seluruh komponen lembaga pendidikan memiliki kewajiban manusia, khususnya para guru agar mampu mencetak serta mendidik anak menjadi yang sholeh dan sholehah.

“Menghadapi tantangan jaman, anak-anak muda sebagai penerus bangsa untuk lebih berhati hati, agar supaya generasi muda ini mampu menghadapi tantangan zaman. Saya mendoakan nantinya menjadi manusia yang berkualitas, bermanfaat, sukses dan mampu mengangkat derajat orang tua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan dialog antara Bupati Tantri dengan siswa SMA Taruna Dra Zulaeha. Dalam tanya jawabnya, siswi Firda  mempertanyakan, apakah program ujian berbasis komputer akan terus berlanjut dan lebih meningkat lagi di tahun-tahun kedepannya? Sementara Sofia mempertanyakan tentang tips-tips menjadi wanita berkarir yang sukses, hebat sebagai ibu rumah tangga?

Menanggapi pertanyaan tersebut, Bupati Tantri menyampaikan bahwa meskipun program berjalan belum optimal sepenuhnya berbasis komputer, Pemerintah Daerah akan mensupport program pemerintah pusat dan itu karena sudah zamannya menggunakan IT. Sehingga ke depan akan ditingkatkan lagi.

“Untuk tips-tips menjadi wanita berkarir yang hebat sebagai ibu rumah tangga, seorang wanita harus memiliki rasa tanggung jawab dan berperilaku dengan niatan yang baik dan komitmen yang kuat peran seorang wanita. Jika sudah demikian, maka akan terwujudlah seorang wanita berkarir dan dimudahkan oleh Allah SWT menjadi wanita yang berkarir,” pungkasnya. (y0n/why)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger