Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

Bagian Kominfo Kab. Probolinggo

Popular Posts

Tongas Akan di Kembangkan Rest Area

Dicko : BromoFM
Jum'at 30/01/2015

PROBOLINGGO - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE beserta tim dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait Kabupaten Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan dan Kemajuan Rest Area Tongas.
Dalam rakor ini ditegaskan bahwa Bupati Tantri berperan sebagai pelindung terhadap pengembangan kemajuan Rest Area Tongas. Dibantu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Moch Nawi sebagai penasehat dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Asy’ari sebagai penanggung jawab tim koordinator.

Sementara sebagai ketua tim koordinator adalah Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) dan diikuti oleh Bagian Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bappeda, BLH, Dinas PU Cipta Karya, Kantor Perijinan dan Penanaman Modal serta Camat Tongas, Koramil, Polsek dan Kepala Desa.

“Rakor ini merupakan salah satu upaya pemerintah yang memberikan asistensi untuk menjalankan berbagai program dan ide-ide kreatif dan inovatif dalam pemanfaatan terhadap Rest Area Tongas untuk 5 (lima) tahun ke depan demi mendukung pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” ungkap Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengungkapkan bahwa Disperindag harus berupaya terus mengembangkan dan memajukan Rest Area Tongas agar dapat bermanfaat bagi seluruh potensi masyarakat dengan tujuan untuk merubah pandangan masyarakat terhadap Rest Area Tongas yang tidak lain ingin menampung dan memfasilitasi para pelaku usaha baik UKM maupun perseorangan.

“Jadi nantinya pelaku usaha di Kabupaten Probolinggo bisa ikut meramaikan dan mewarnai terhadap perkembangan dan kemajuan Rest Area Tongas dengan menempati bedak sebagai ajang untuk mendapatkan sumber penghasilan, khususnya hasil-hasil produk unggulan yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri meminta supaya Tim Koordinasi Pengembangan dan Kemajuan Rest Area Tongas ini untuk lebih fokus terhadap prioritas yang akan dilaksanakan. Salah satunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan bersedia memfasilitasi Tempat Informasi Wisata di Kabupaten Probolinggo tentang perkembangan dan maupun sarana transportasinya.(dc/fir)

Kembangkan Potensi Tanaman Porang

Dicko : BromoFM
Jum'at 30/01/2015

PAKUNIRAN-Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BKP4) Kabupaten Probolinggo terus melakukan berbagai inovasi dan terobosan. Salah satunya dengan mengembangkan tanaman porang di Desa Kalidandan Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo.

Kamis (29/1) dilakukan penanaman porang secara simbolis oleh Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan BKP4 Kabupaten Probolinggo Yahyadi, Sekretaris Kecamatan Pakuniran Widjaksono, petugas BPP Kecamatan Pakuniran dan petani di lahan Kelompok Tani Kalisubur 5 Desa Kalidandan Kecamatan Pakuniran.

Kepala BKP4 Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono melalui Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan Yahyadi mengungkapkan pengembangan tanaman porang ini merupakan salah satu upaya pemanfaatan pekarangan dalam rangka mendukung ketersediaan pangan lokal.

“Pengembangan tanaman porang ini adalah kerja keras yang dilakukan PPL. Dimana PPL ini hanya mempunyai ilmu yang dikembangkan dengan dukungan potensi lahan dan kerja keras petani. Pengembangan tanaman porang ini merupakan bukti nyata PPL yang kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

Menurut Yahyadi, yang perlu ditekankan dalam pengembangan tanaman porang ini adalah mitra kerjanya. Sehingga pengembangan tanaman porang ini bisa memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan perekonomian petani.

“Tanaman porang ini memiliki prospek yang sangat bagus kalau dikelola dengan baik dan didukung dengan mitra kerja sebagai lokasi pemasarannya. Kita harus mengamati peluang ini dari segi agro industrinya,” jelasnya.

Yahyadi menegaskan bahwa pengembangan tanaman porang ini salah satu wujud nyata dari program pemerintah berupa Pemanfaatan Optimalisasi Lahan (POL). Dimana didalamnya juga ada keterlibatan TNI untuk bersama-sama pemerintah mengawal petani dalam meningkatkan ketahanan pangan.(dc/fir)


Bertahun Tahun Nasiya Mengidap Tumor Raksasa

Dicko : BromoFM
Kamis 29/01/2015

GENDING - Nasiya (55), warga Dusun Langai 1, Desa Bulang, Kecamatan Gending, mengidap tumor raksasa. Namun, jauh sebelumnya oleh warga sekitarnya, ia disangka hamil meski usianya sudah tua. Ia tidak segera dioperasi karena takut meninggal dunia.

Saat ini kondisi nenek empat cucu tersebut sudah parah. Tumor yang menyerangnya sudah membesar, dengan volume kurang lebih 15 kilogram. Ia tak mampu untuk berdiri dan hanya terbaring ditempat tidur sejak 3 bulan yang lalu. Untuk duduk saja ia harus dibantu oleh anak dan suaminya. “Ibu selalu sesak jika bernafas. Kalau malam selalu merintih kesakitan,” ujar Sri Wahyuni (32), anak kedua Nasiya, kemarin (29/1).

“Takut dioperasi. Takut mati,” kata Nasiya dengan nafas tersengal-sengal.Hal itu dibenarkan Jusuf (58), suaminya. Menurutnya sekitar 2007 aparat desa setempat pernah ingin membawanya untuk opname dan menjalani operasi.

Terkait hal tersebut, Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr Sri Wahjuni Dyahmartiningsih, mengatakan sekitar 5 hari yang lalu petugas Puskesmas Gending, sudah ke rumah Nasiya. Mereka bermaksud untuk merujuk Nasiya ke RSUD Waluyojati Kraksaan. Namun, karena tidak ada keputusan dari keluarga, maka petugas kemudian kembali ke Puskesmas.

Dyah mengatakan selama tidak ada persetujuan dari pihak penderita, maka Dinkes tidak dapat merujuk ke rumah sakit. Ia juga tidak memastikan apakah yang diderita Nasiya tersebut adalah tumor. Bisa jadi hal tersebut dikarenakan pembengkakan pada liver atau penumpukan cairan. “Tidak bisa memastikan hanya dengan melihat dari foto saja,” ujarnya.

Ia juga membantah kalau SKTM tidak berlaku lagi. SKTM menurutnya masih tetap berlaku dan Dinkes tetap mengganggarkannya tahun ini. Surat tersebut tetap berlaku selama belum ada keputusan untuk penghentian dari Bupati. Sebab, masih banyak rumah tangga yang tidak tercover BPJS PBI.

“Kami sudah meminta Puskesmas Gending untuk mendatangi lagi Nasiya. Namun, keputusan akhir tetap ada pada keluarga tersebut,” pungkasnya.

DPU Pengairan Bentuk Tim Dalam Lomba OP

Dicko : BromoFM
Kamis 29/01/2015

GENDING -Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten Probolinggo menggelar Lomba Operasi dan Pemeliharaan Tingkat Kabupaten Probolinggo Tahun 2015. Adapun kategorinya adalah Wilayah UPTD/Pengamat Pengairan dan Juru Air.

Terkait dengan Lomba O & P tersebut, DPU Pengairan Kabupaten Probolinggo membentuk tim yang bertugas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke 7 (tujuh) Wilayah UPTD/Pengamat Pengairan di Kabupaten Probolinggo. Yakni, UPTD Wilayah Besuk, UPTD Wilayah Sumberasih, UPTD Wilayah Krejengan, Pengamat Pengairan Probolinggo, Pengamat Pengairan Sebaung, Pengamat Pengairan Pekalen dan Pengamat Pengairan Paiton.

Rachmad Waluyo mengungkapkan kegiatan ini digelar untuk bisa meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) petugas supaya lebih maksimal dalam memberikan pelayanan pengairan kepada masyarakat.

“Saya bersyukur karena selama tahap monev ini banyak memunculkan hal yang positif yang harus kita tingkatkan agar tugas dan kinerja petugas UPTD/pengamat pengairan dan juru air bisa lebih eksis lagi di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Sentot Dwi Hendriyono. Menurutnya, dalam lomba O & P ini ada beberapa kriteria penilaian yang dilakukan oleh tim monev. Yakni teknis, administrasi, kelembagaan dan kondisi lapangan.

“Biasanya setelah melakukan penilaian, kita juga meninjau ke lapangan. Benar apa tidak seperti yang tertera di buku catatan administrasi. Saat ini kami bukan hanya menilai UPTD/Pengamat Pengairan saja, tetapi sekaligus juru air. Nanti pemenangnya akan kami usulkan ke tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.(dc/fir)

Gepeng di Penjara 6 Minggu

Dicko Bromo FM
Rabu 27/01/2015



KRAKSAAN - Petugas kepolisian dari Polsek Kraksaan Kabupaten Probolinggo, mengamankan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang masih bandel mangkal di traffic light Kota Kraksaan. Edi Muryanto (34) warga Kraksaan wetan Kabupten setempat diamankan saat lagi bekerja sebagai gepeng dengan modus membersihkan kaca mobil meilik pengendara.

Karena sudah 3 kali ditangkap tidak ada efek jera, Edi dikenakan tipiring karena bandel dengan pekerjaannya yang dianggap meresahkan pengendara yang berhenti di traffic light. Bahkan dirinya sudah berkali-kali diamankan polisi dan satpol PP setempat.

“Dia sudah 3 kali kami amankan dan diberi pembinaan, begitu juga oleh Satpol PP, sudah 4 kali ia ditangkap. Namun kali ini Edi dikenakan tindak pidana ringan, karena telah meresahkan masyarakat dan pengendara,”tegas Iptu Supariyono, Panit Reskrim Polsek Kraksaan Rabu (28/1/2015).

Suparyono mengaku, aktifitas ang dilakukan edi tersebut sangat mengganggu pengendara, pasalnya saat lampu hijau ketika pengendara mau menjalankan kendaraanya masih diganggu oleh Edi dengan membersihkan kaca mobilnya, dan itu menurut Suparyono, sangat membahayakan.

“Edi dikenakan pasal 504 dengan ancaman hukuman selama 6 minggu. selanjutnya kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Kraksaan untuk dilakukan pidana,”jelas Supariyono.

Zainudin Pengusaha Keramik Sukses

Dicko Bromo FM
Rabu 27/01/2015 



KRAKSAAN - Dengan modal sebesar Rp 50 juta, Zainudin warga desa Kedung Calu, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, berinisiatif membuka usaha keramik, yang saat ini sudah merangkak sukses. Uasaha keramik yang sudah dilakoni sejak 2013 lalu sampai saat ini pemasarannya sudah keluar Daerah yakni Surabaya dan Malang.

Hasil karyanya dengan membuat keramik semakin diminati oleh masyarakat, karena karyanya lumayan bagus dan berbeda dengan keramik lainnya. Pasalnya, keramik karya Zainudin ini adalah model keramik sobek dan tempel yang masih dimiliki produksi keramik lainnya.

“Memang saya bedakan mdengan produksi keramik lainnya, keramik saya saya buat ini masih belum ada yang memiliki,”kata Zainudin.

Keramik sobek dan tempel menurut Zainudin, misalnya keramik jenis vas bunga, itu pada bagian ujungnya mempunyai model sobek, dan gambar tempel yaitu, ukiran bunga yang melekat pada keramik model vas bunga itu bukan gambar, akan tetapi sebuah bunga dari keramik yang timbul dan kelihatan menempel.

Dengan usaha keramik saat ini, dirinya telah mempunyai karyawan sebanyak 6 orang. Bermacam model dan ukuran keramik yang dihasilkan. Seperti toples, prapen, aroma terapi, vas bunga, celengan, gelas dan asbak.
Zainudin mengaku, dengan usaha keramik tersebut, dirinya mampu meraup omset yang lumayan banyak per bulannya.”Untuk musim hujan saat ini omset yang saya dapat agak berkurang, karena terkendala penjemuran keramik yang membutuhkan sinar matahari yang cukup maksimal. Selain itu masih terkendala modal juga untuk memperluas pemasaran,”tambah Zainudin.(dc/fir)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | BromoTelecenter
Copyright © 2011. Bromo FM 92,3 MHz - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger